- Sebuah daftar produk bumbu penyedap diduga mengandung babi beredar luas di media sosial seperti WhatsApp dan Facebook.
- Klaim mengenai kandungan babi dalam bumbu penyedap populer tersebut dipastikan tidak benar berdasarkan penelusuran Mafindo.
- Masyarakat perlu mengecek label halal resmi pada kemasan atau situs lembaga terkait sebelum mengonsumsi produk.
SuaraJakarta.id - Media sosial kembali diramaikan dengan beredarnya daftar produk bumbu penyedap dan kaldu instan yang disebut mengandung unsur babi. Daftar tersebut menyebar luas di berbagai platform, mulai dari WhatsApp hingga Facebook, dan membuat banyak masyarakat khawatir terhadap produk yang selama ini sering digunakan di dapur.
Dalam pesan yang beredar, disebutkan sejumlah merek bumbu masak populer yang diklaim mengandung bahan tidak halal.
Berikut narasi yang dituliskan:
Sempat beredar isu terkait kehalalan produk penyedap masakan dan mie instan yang biasa dikonsumsi masyarakat. LPPOM MUI pun beri klarifikasi terkait hal ini. Di media sosial sempat beredar kabar bahwa beberapa produk makanan terkenal mengandung babi. Padahal produk ini sudah tersertifikasi Halal MUI. Dalam berita viral itu dikatakan ada delapan produk diteliti berdasarkan permintaan Dewan Penasehat sebuah pondok pesantren di Kediri.
Informasi tersebut bahkan dilengkapi dengan narasi agar masyarakat segera berhenti mengonsumsi produk tertentu.
Namun, benarkah bumbu penyedap yang disebut dalam daftar tersebut mengandung babi?
Pesan berantai tersebut memuat daftar beberapa produk bumbu penyedap yang disebut-sebut tidak halal. Narasi itu kemudian dibagikan ulang oleh banyak pengguna media sosial dan memicu perdebatan di kalangan warganet.
Sebagian orang bahkan mulai mempertanyakan status kehalalan produk-produk yang selama ini mudah ditemukan di toko dan supermarket.
Berdasarkan penelusuran tim pemeriksa fakta dari Mafindo melalui situs TurnBackHoax, klaim bahwa produk-produk bumbu penyedap tersebut mengandung babi adalah tidak benar.
Baca Juga: 5 Aturan Baru Mudik Lebaran 2026 yang Harus Diketahui Pengendara
Informasi yang beredar ternyata merupakan hoaks lama yang kembali muncul dan dibagikan ulang tanpa konteks yang jelas. (turnbackhoax.id)
Banyak produk yang disebut dalam daftar tersebut justru telah memiliki sertifikasi halal resmi dari otoritas terkait, sehingga aman dikonsumsi oleh masyarakat Muslim.
Isu mengenai kehalalan produk makanan sering kali menjadi perhatian besar bagi masyarakat. Karena itu, informasi yang tidak diverifikasi dapat dengan mudah memicu kepanikan atau kesalahpahaman.
Pakar literasi digital mengingatkan masyarakat untuk tidak langsung mempercayai pesan berantai yang tidak mencantumkan sumber resmi, terutama jika menyangkut reputasi produk atau merek tertentu.
Cara Mengecek Kehalalan Produk
Untuk memastikan status halal suatu produk, masyarakat disarankan untuk:
- Memeriksa label halal resmi pada kemasan produk.
- Mengecek database produk halal melalui situs resmi lembaga terkait.
- Menghindari menyebarkan informasi yang belum terverifikasi
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan bahwa klaim bumbu penyedap masakan mengandung babi yang beredar di media sosial tidak benar dan termasuk hoaks lama yang kembali beredar.
Tag
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Viral Video Wanita Filipina Terserang Rudal Saat Live di Dubai, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Kabar 2 Siswa SD di Aceh Meninggal Keracunan MBG, Benarkah?
-
Cek Fakta: Benarkah AC Masjid Meledak Saat Sholat Subuh hingga 20 Jamaah Meninggal Dunia?
-
Cek Fakta: Viral Undian Haji dan Umrah Gratis 2026 Kemenag, Benarkah atau Modus Penipuan?
-
Cek Fakta: Benarkah Klaim Jokowi Resmi Jadi Wantimpres?
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Gedung Baru Pemkab Kediri Resmi Difungsikan, Mas Dhito Dorong Optimalisasi Pelayanan Publik
-
Jelang Muktamar PBNU, Menkeu Purbaya Sowan ke Gus Yahya, Ada Apa?
-
Hexnode Tunjuk Ingram Micro sebagai Distributor Resmi Solusi Endpoint Management di Indonesia
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
BRI Bersama PERBANAS Perkuat Ekosistem Keuangan Digital yang Aman