- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengadakan program pemutihan pajak kendaraan mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang.
- Program ini menghapus seluruh bunga dan denda administratif bagi pemilik kendaraan yang melunasi pokok pajak tertunggak.
- Kebijakan ini berlaku untuk Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama yang diproses otomatis melalui sistem daerah.
SuaraJakarta.id - Program pemutihan pajak kendaraan yang digelar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026 menjadi kabar baik bagi pemilik kendaraan yang menunggak pajak bertahun-tahun. Melalui program ini, masyarakat hanya perlu membayar pokok pajak tanpa dikenakan bunga maupun denda keterlambatan.
Bagi sebagian pemilik kendaraan, terutama yang pajaknya sudah mati selama beberapa tahun, kebijakan ini bisa memangkas pengeluaran dalam jumlah cukup besar.
Sebab selama ini tunggakan pajak kendaraan tidak hanya terdiri dari pokok pajak, tetapi juga akumulasi denda dan bunga keterlambatan yang terus bertambah setiap tahun.
Jika Pajak Motor Mati 5 Tahun, Berapa Hematnya?
Besaran penghematan tentu berbeda-beda tergantung jenis kendaraan dan nilai pajaknya.
Namun secara sederhana, pemilik kendaraan yang selama ini menunda pembayaran karena khawatir denda membengkak kini hanya perlu melunasi pokok pajak yang menjadi kewajibannya selama program berlangsung.
Artinya, komponen bunga dan sanksi administrasi yang biasanya menjadi beban tambahan tidak lagi dikenakan.
Karena itu, semakin lama keterlambatan pembayaran pajak kendaraan, potensi penghematan yang diperoleh melalui program ini juga bisa semakin besar.
Denda Dihapus Otomatis
Baca Juga: Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
Salah satu hal yang membuat program ini banyak diburu masyarakat adalah mekanismenya yang cukup sederhana. Wajib pajak tidak perlu membuat surat permohonan atau mengajukan penghapusan denda secara khusus.
Saat pembayaran dilakukan dalam periode program, sistem pajak daerah secara otomatis menghapus sanksi administratif yang seharusnya dikenakan.
Berlaku untuk PKB dan Bea Balik Nama
Program pemutihan ini tidak hanya berlaku untuk Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), tetapi juga mencakup Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Karena itu, masyarakat yang selama ini menunda pengurusan administrasi kendaraan juga bisa memanfaatkan periode pemutihan tersebut.
Mengapa Banyak Orang Menunggu Program Seperti Ini?
Tag
Berita Terkait
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran
-
Salat Idul Adha di Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lokal, BMKG Minta Warga Waspada
-
Manhattan Hotel Jakarta Raih Penghargaan Agoda Gold Circle Award 2025
-
LRT Jakarta Diwacanakan Tembus PIK 2 dan Soetta, Solusi Ampuh Kurangi Mobil Pribadi?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar