SuaraJakarta.id - FPI memastikan ada banyak massa yang jemput Habib Rizieq Shihab ke Bandara Soekarno - Hatta, Selasa (10/11/2020) besok. Bahkan FPI mendirikan dapur umum di sekitar Bandara Soetta.
Juru Bicara FPI Slamet Maarif menjelaskan tidak jelas jumlah orang yang akan jemput Habib Rizieq. Kata dia, jumlahnya dipastikan akan sangat banyak.
“Memang kelihatannya akan banyak umat yang bakal jemput, bahkan akan ada dapur umum di Tangerang yang disiapkan umat untuk berbagi makanan. Selain itu akan ada pula masjid-masjid yang mengaku siap menampung para penjemput Habib Rizieq,” kata Slamet disitat Apa Kabar Indonesia pagi, tvOne, Senin (9/11/2020).
Massa yang akan datang dari FPI, PA 212, dan GNPF Ulama. Banyak akan banyak laskar dan ormas yang akan datang.
“Kita akan hadirkan laskar-laskar, ormas-ormas, di sekitar bandara untuk pastikan semua aman, terkendali, dan bisa menjaga protokol covid.”
Soal koordinasi dengan pihak terkait, Slamet mengakui jika pihak Polda Metro dan pihak Bandara Soetta telah melakukan pembahasan lebih jauh soal kesiapan.
“Besok jutaan umat Islam akan menyaksikan bagaimana peran negara dalam melindungi warga negara yang kembali dari Arab. Kita juga akan lihat bagaimana Polisi akan mengayomi ustaz dan ulama besok,” kata dia.
Habib Rizieq diklaim akan tiba di Tanah Air pada pukul 09.00 wib besok.
Slamet menjelaskan jika sejauh ini pihaknya tidak mengundang kepada umat untuk melakukan penjemputan pada Rizieq. Namun, diakui antusiasmenya begitu besar dari masyarakat untuk ikut menjemputnya.
Baca Juga: Satu Juta Umat Islam Jabar Diprediksi Pergi ke Jakarta Sambut Habib Rizieq
Atas hal ini, Slamet kemudian mengaku sangat memahami kerinduan umat. Sehingga beliau tidak melarang jika umat lalu berbondong-bondong ke bandara.
“Kepada umat, saya paham, bahwa antum rindu, kangen berat pada Habib, tahu betul selama 3,5 tahun kita sudah menahan rindu bertemu Habib Rizieq. Maka itu kita tidak melarang antum untuk sambut dan jemput beliau,” kata Slamet.
Hanya saja, kata dia, siapa pun yang ingin melakukan penjemputan, diminta untuk tetap tertib, menjaga kebersihan.
Selain itu, yang terpenting, massa pen-jemput Habib Rizieq diminta untuk tidak merusak fasilitas umum, serta mengganggu lalu lintas di sekitar bandara.
“Kita tunjukkan akhlaktul karimah. Saya meminta pada semua, siapapun, untuk tetap juga berlakukan protokol covid, pakai masker jangan leaps, jangan berkerumun, dan tetap jaga jarak, tetap jaga standar-standar aturan yang ada di Bandara Soekarno Hatta,” katanya.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar