SuaraJakarta.id - Habib Rizieq Shihab direncanakan akan mengunjungi Ponpes Agrokultural Markaz Syariat yang berlokasi di Megamendung, Bogor.
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu rencananya akan berkunjung pada, Jumat (13/11/2020).
Atau tiga hari setelah kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia pada, Selasa (10/11/2020) besok.
Seorang penjaga Pos Ponpes Agrokultural Markaz Syariat, Adul mengatakan, taka da penyambutan khusus terkait rencana kunjungan Habib Rizieq.
Hanya seperti biasa saja dan tidak ada penjagaan khusus.
"Tidak ada penyambutan, beliau datang sebagai pembina," ujarnya saat ditemui SuaraJakarta.id, dilokasi Senin (9/10/2020).
Adul mengatakan, untuk menuju ke lokasi ponpes dari pos harus menempuh jarak sekitar tiga kilometer.
Di samping itu, tak sembarang orang bisa masuk ke dalam Ponpes Agrokultural Markaz Syariat. Harus lapor terlebih dahulu ke pos penjagaan.
"Masuk ke dalam itu harus melewati pos penjagaan, ke dalam itu jaraknya dari sini (pos) sekitar tiga kilometer," katanya.
Baca Juga: Mau Jemput, Rombongan Habib Rizieq Booking Puluhan Kamar Hotel Bintang 3
"Nggak bisa masuk (sembarangan), harus ke pos penjagaan dulu," jelasnya.
Banner Penyambutan
Pantauan SuaraJakarta.id, di Ponpes Agrokultural Markaz Syariat yang berlokasi di Jalan Cikopo Selatan, Kampung Lembah Nendeut RT 05/04, Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat itu, tampak sepi seperti hari-hari biasanya.
Hanya terlihat banyak banner bergambar Habib Rizieq di sepanjang jalan menuju ke lokasi Ponpes Agrokultural Markaz Syariat.
Salah satunya seperti yang ada di Simpang Gadog Ciawi Bogor. Banner ukuran kurang lebih 10x1 meter itu terpampang di atas plang penunjuk arah jalan menuju Puncak.
“Ahlan Wasahlan Wamarhaban Habib Muhammad Rizieq Shihab,” demikian isi tulisan pada banner tersebut.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
FPI hingga Emak-emak Petamburan Aksi di Tanah Abang, Suarakan Tolak Peredaran Tramadol
-
Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event
-
5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran
-
JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda
-
Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"
-
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP