SuaraJakarta.id - Kepulangan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia menyita perhatian warganet.
Di samping itu, ribuan massa turut menyambut langsung Habib Rizieq pulang ke Tanah Air, Selasa (10/11/2020) kemarin.
Sebelumnya, massa sejak pagi melakukan long march menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Tangerang untuk menyambut kepulangan Habib Rizieq.
Aksi massa ini menyita perhatian ratusan bahkan ribuan warganet.
Salah satu cuitan yang mendapat perhatian dari warganet adalah dari @EndjahH.
Akun tersebut menyebut NU atau Nahdlatul Ulama tidak akan bisa mengumpulkan massa sebanyak itu.
"Ormas Islam yang ngaku punya Anggauta Ratusan Juta seperti @nahdhatululama pun TIDAK AKAN MAMPU MENGUMPULKAN UMAT SEBANYAK INI. @savicali @sahaL_AS @saidaqil," tulisnya membalas video massa yang melakukan long march.
Mendapat mention dari akun @EndjahH, Akhamd Sahal yang merupakan salah satu Pengurus Cabang Istimewa NU (PCINU) Amerika, membalas komentar tersebut.
Melalui akun Twitter-nya, Gus Sahal—panggilan akrabnya—menyebut jamaah NU bukan pengangguran dan saat ini sibuk mengaji serta belajar di pesantren.
Baca Juga: Kasus Ujaran Kebencian terhadap NU, Polisi Dalami Peran Putra Gus Nur
Selain itu, jamaah NU juga tidak ada waktu untuk bergerombol di jalan.
"Jamaah NU yang jutaan itu bukan pengangguran, tapi orang-orang yang punya kesibukan. Mereka sibuk kerja, sibuk mengaji di pesantren-pesantren. Tak ada waktu untuk bergerombol di jalanan," tulisnya.
Trending Topic
Gus Sahal juga membuat cuitan yang membuat namanya masuk trending topic di Twitter.
Dalam cuitanya, menyebut bahwa banyaknya pengikut tidak bisa menjamin suatu kebenaran.
Pernyataan itu ia tulis pada hari yang sama saat sorak sorai massa menyambut kepulangan Habib Rizieq, Selasa (10/11/2020).
Berita Terkait
-
Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?
-
Lebarkan Sayap Bisnis ke Vietnam, Gus Lilur Tak Surut Bongkar Dugaan Rasuah Muktamar ke-35 NU
-
Isu Suap Muktamar NU: Gus Ipul Dukung KPK, Ancam Seret Pelapor jika Tak Terbukti
-
Sita Rp250 Juta dari PCNU Nias Terkait Muktamar NU! KPK Dalami Kaitan Korupsi ATR/BPN
-
Sindiran Upin Ipin soal Kabut Asap Indonesia Picu Reaksi Warganet
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tumbuh 19,6 Persen, Laba Bank Mandiri Tembus Rp46,5 Triliun per Oktober 2026
-
BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School
-
Visa Presents Livin MARKT, Hadirkan Ratusan Creative Local Brand dengan Kemudahan Belanja
-
Diakui SWA Media, Sambu Group Masuk Jajaran Indonesian Living Legend Companies 2026
-
Investor Pasar Modal RI Tembus 32,7 Juta, BEI Hadirkan Edukasi Saham hingga ETF Emas