SuaraJakarta.id - Megawati Soekarnoputri mengritik Jakarta sekarang semakin amburadul. Menurut dia, Jakarta "seharusnya jadi city of intellect, ini bisa dilakukan tata kotanya, masterplannya, dan lain sebagainya," kata Megawati.
Jakarta dipimpin oleh Anies Baswedan, tokoh yang berhasil mengalahkan Basuki Tjahaja Purnama -- jagoan yang diusung PDI Perjuangan pada pilkada tahun 2017 -- dan sering masuk survei calon presiden tahun 2024.
Tetapi pendapat berseberangan dengan Megawati disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Tengku Zulkarnain. Menurut Tengku, justru Anies bisa membawa Jakarta menjadi kota yang "semakin hebat, bersih, dan nyaman."
"Nampaknya, Anies bukan saja berhasil membuat Jakarta menjadi kota yang semakin hebat, apik, bersih, dan nyaman. Tapi juga berhasil membuat beberapa kalangan menjadi "kalap." Is it right...?" kata Tengku melalui media sosial.
Kritik Megawati juga dipertanyakan oleh sosiolog Musni Umar. Kritik tersebut, menurut dia, kontra dengan kenyataan yang terjadi di Jakarta.
"Jakarta amburadul kata Ibu Mega. Pertanyaannya, kalau amburadul, mengapa berbagai institusi pemerintah dan swasta dalam dan luar negeri sudah berpuluh-puluh yang memberi penghargaan kepada Jakarta yang dipimpin Anies Baswedan? Rakyat monitor," kata Musni Umar.
Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria juga merespons pernyataan Megawati. Menurut dia kebijakan pemerintah Jakarta sudah sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Program-program yang disusun dalam RPJMD, kata dia, sudah banyak dilaksanakan.
"Kami terus berbuat sesuai dengan ketentuan undng-undang RPJMD, capai-capaiannya sudah bisa dilihat masyarakat," ujar Riza di Balai Kota Jakarta, Selasa (10/11/2020).
"Mulai dari partai politik yang ada di Jakarta, melalui DPRD, ormas, UKP, komunitas tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh pemuda, tokoh masyarakat semua terlibat bersama-sama," Riza menambahkan.
Baca Juga: Sering Di-bully, Megawati: Banyak Orang Tak Suka Saya, Gak Apa-apa
Tetapi bagi dia, kritik Megawati merupakan kritik yang membangun.
"Inilah kota Jakarta yang kita bangun bersama dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Kami terus membangun untuk kepentngan warga Jakarta dan tentu untuk kepentingan masyarakat banyak," kata dia.
"Kami menghormati menghargai siapapun memberikan komentar atas kota Jakarta, kami anggap semua masukan kritik sebagai obat bagi kami untuk terus meningkatkan dan memperbaiki kota Jakarta," dia menambahkan.
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Kenali Sinyal Kulit dan Pemicunya, Tren Perawatan Kini Bergeser ke Skin Longevity
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up