SuaraJakarta.id - Sebanyak lima pegawai di Perusahaan Daerah Air Mineral (PDAM) Tirta Pakuan, Kota Bogor, Jawa Barat terkonfirmasi positif Covid-19.
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan, awal mula adanya klaster baru di PDAM Tirta Pakuan disebabkan adanya satu pegawai positif Covid-19.
"Jadi awalnya itu ada satu orang pegawai yang positif pada 3 November kemarin," katanya saat dihubungi SuaraJakarta.id, Rabu (11/11/2020).
Setelah itu, Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan tracking dan swab kepada pegawai PDAM Tirta Pakuan pada 9 November 2020.
"Menunjukan ada empat dari 38 orang yang kontak erat positif hasilnya baru diketahui. Kita juga sudah lakukan isolasi," jelasnya.
Dari hasil yang sudah didapat tersebut, ia pun akan melakukan penutupan sementara di kantor PDAM Kota Bogor sampai 14 November 2020.
"Untuk sementara ini, pelayanan di PDAM Kota Bogor ini akan ditutup sementara untuk memutus mata rantai Covid-19," ucapnya.
Untuk pelayanan masyarakat akan dialihkan ke kantor cabang di PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor.
"Saya meminta kepada PDAM agar melakukan tracing kepada keluarga yang sempat kontak erat. Dan bagi pelanggan yang sempat berinteraksi untuk melakukan isolasi mandiri selama tujuh hari," tukasnya.
Baca Juga: Update Covid-19 Singkawang: Betambah 19 Kasus Positif, 12 Sembuh
Data yang dihimpun SuaraJakarta.id dari Dinkes Kota Bogor, untuk penambahan kasus positif Covid-19 tercatat :
Pada 3 November ada 33 tambahan, 4 November ada 39 penambahan, 5 November ada 20 penambahan, 6 November ada 39 penambahan, 7 November ada 42 penambahan.
Sedangkan pada 8 November ada 48 penambahan, 9 November ada 37 penambahan, 10 November ada 33 penambahan, 11 November ada 48 penambahan kasus baru.
Saat ini, total kasus positif Covid-19 di Kota Bogor sebanyak 2.482 rinciannya, 472 masih di isolasi, 1.929 selesai atau sembuh, 81 meninggal dunia.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi
Berita Terkait
-
DPRD Kota Bogor Bahas Program dan Target PDAM Tirta Pakuan untuk Tahun 2026
-
Police Story: Lockdown Malam Ini: Aksi Jackie Chan yang Penuh Ketegangan dan Balas Dendam
-
Bye-bye Angkot Tua! Bogor Siap Bebaskan Diri dari Kemacetan Mulai 2026
-
Kabar Duka: Balita Korban Majelis Taklim Ambruk di Bogor Meninggal, Total Korban Jiwa Jadi 5 Orang
-
Buah Hati Jalani Pengobatan Thalasemia, Program JKN Jadi Harapan Vinne
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
Recap Gaya Lari Sudirman: 7 Tren Sepatu Paling Mencuri Perhatian Bulan Ini, Stylish & Nyaman
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut