SuaraJakarta.id - Transaksi di aplikasi GoPay justru lebih besar di saat pandemi. Gojek mencatat, peningkatannya sebesar 2,7 kali lipat sampai Oktober 2020.
Bahkan, Gross Transaction Value (GTV / total volume transaksi) GoPay per Oktober 2020 sudah melampaui total GTV di masa pra-pandemi. Ini artinya transaksi GoPay pada masa pandemi justru meningkat.
Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengungkapkan, peningkatan transaksi sebesar 2,7 kali lipat di ranah online dan besarnya nilai transaksi total GoPay yang melewati masa pra-pandemi memperlihatkan pesatnya pertumbuhan GoPay.
"Sejalan dengan semakin banyaknya konsumen dan merchant yang beralih ke layanan digital dan bertransaksi secara online," kata Andre saat press conference satu dekade Gojek, ditulis Jumat (13/11/2020).
Tak hanya itu, pemanfaatan GoPay Paylater juga tercatat meningkat 2,7 kali lipat. Untuk kemanusiaan, donasi yang disalurkan lewat GoPay sejak awal tahun sampai Oktober 2020 naik dua kali lipat dengan total donasi selama masa pandemi (Maret – Oktober 2020) sebesar Rp 102 miliar.
Pada kesempatan yang sama, Menko Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan pada kesempatan yang sama mengapresiasi pencapaian GoPay beserta seluruh ekosistem Gojek.
"Dalam kondisi pandemi Gojek juga telah membantu membagikan bansos. Selain itu para pengguna yang bekerja dari rumah, work from home (WFH) menjadi terbantu dan juga mitra yang tergabung ikut terbantu lewat Gojek. Saya apresiasi hal tersebut dan tentu ini pencapaian yang membanggakan," ucap Luhut.
Pertumbuhan transaksi GoPay tidak terlepas dari peran Gojek mendukung digitalisasi dan pertumbuhan UMKM di Indonesia.
Ekosistem merchant Gojek jumlahnya terus bertumbuh hingga 80% menjadi 900 ribu merchant dari 500 ribu di tahun lalu. Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh digitalisasi merchant UMKM di masa pandemi.
Baca Juga: Sambut Harbolnas 11.11, Ada Cashback Besar-Besaran di GoPay Online Festival
Gojek juga melakukan berbagai inisiatif, termasuk bekerjasama dengan pihak ketiga untuk memperluas akses bagi pelaku UMKM menawarkan layanan yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan konsumen.
Sebagai contoh, layanan belanja sehari-hari, GoMart dan GoShop, yang makin dikembangkan di awal 2020 untuk merespon kebutuhan masyarakat di masa pandemi.
Upaya tersebut berbuah hasil positif berupa peningkatan GTV sebesar 500% sejak awal pandemi, dan telah membuka peluang bagi lebih banyak UMKM untuk mulai berjualan online.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat