SuaraJakarta.id - Dikenal sebagai ceplas-ceplos dan punya nyali besar, tak ayal membuat artis Nikita Mirzani dijuluki wanita Amazon.
Kekinian janda tiga anak itu tengah 'berseteru' dengan Ustaz Maaher serta Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.
Namun siapa sangka, di balik kontroversinya, Nikita Mirzani punya sisi lain memiliki jiwa sosial yang tinggi.
Ustaz Maulana menjadi saksi akan jiwa sosial terhadap sesama yang dimiliki Nikita Mirzani.
Wanita yang akrab disapa Niki ini disebut membantu biaya operasional sebuah sekolah di Kota Makassar sebesar Rp 7 juta per bulan.
"Iya betul. Ada bantuan Rp 7 juta per bulan. Itu sejak bulan Februari lalu," kata Ustaz Maulana kepada Suarasulsel.id—jaringan SuaraJakarta.id— Selasa (17/11/2020).
Uang tersebut untuk menggaji para guru di dekat rumah Ustaz Maulana di Makassar.
Ustaz Maulana menceritakan awal mula Nikita Mirzani turut membantu biaya operasional di sekolah tersebut.
Kala itu, Nikita datang ke Makassar untuk berziarah ke makam istri Ustaz Maulana dan melihat kondisi sekolah dekat rumah ustaz kondang itu.
Baca Juga: Anies 9 Jam Diperiksa, Dicecar 33 Pertanyaan, Laporan Sepanjang 23 Halaman
"Jadi dia datang ke rumah dan dia lihat itu sekolah. Dia tanya apa yang bisa saya bantu, saya bilang bantu gaji guru mengaji saja. Cukup (Rp 7 juta) itu per bulan untuk beberapa guru," tambahnya.
Namun demikian, bantuan itu dihentikan Ustaz Maulana sejak bulan Juni.
Pandemi Covid-19 yang membuat sekolah harus ditutup jadi alasannya.
"Hanya beberapa bulan saja. Dari Februari sampai Juni saya hentikan karena begitulah. Kan pandemi juga tidak ada orang sekolah. Jadi saya bilang sampai bulan Juni saja," tuturnya.
Aksi sosial ini juga diungkap Nikita Mirzani saat berbincang dengan Gofar Hilman.
Menurut Nikita, guru di Makassar punya gaji yang kecil. Sehingga dia pun ikut menyumbangkan penghasilannya untuk menggaji guru ngaji di sana.
Berita Terkait
-
5 Fakta Dmaz Brodjonegoro, Sutradara Film Beautiful Pain Kolaborasi Hanung dan Nikita Mirzani
-
'Beautiful Pain': Kisah Perjuangan Perempuan yang Berani Keluar dari Pernikahan Toxic
-
Bungkam Haters, dr Reza Gladys Buktikan Raih Gelar Magister Biomedik
-
Habib Rizieq Serukan Lawan Preman, Desak Pimpinannya Ditangkap Dijebloskan ke Penjara: Jangan Takut
-
Mantan Guru Ngaji Diduga Cabuli Anak di Masjid, Korban Capai 24 Orang dalam 11 Tahun
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event
-
5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran
-
JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda
-
Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"
-
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP