Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih
Kamis, 19 November 2020 | 02:10 WIB
Acara Maulid Muhammad SAW dan akad nikah putri Habib Rizieq Shihab yakni Najwa Shihab di Jalan KS Tubun, Petamburan III, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2020) malam, dipenuhi massa peserta. [Suara.com/Bagaskara Isdiansyah]

SuaraJakarta.id - Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan pihaknya bakal melakukan tes corona kepada sekitar 30 orang setelah Lurah Petamburan Setiyanto dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Tracing penularan virus corona itu akan dilakukan pada orang yang kontak langsung dengan Setiyanto, khususnya mereka yang hadir di acara Maulid dan pernikahan putri Habib Rizieq.

“Sesuai Dinkes kan 30 kontak erat yang harus diperiksa,” ujar Erizon saat dihubungi, Rabu (18/11/2020).

Erizon menyatakan pemeriksaan terhadap kontak erat akan dilakukan mulai besok atau dua hari lagi. Nantinya pihaknya akan mendata terlebih dahulu siapa saja kontak erat itu.

“Mungkin untuk tracingnya kita lakukan satu dua hari ke depan,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, ada 7.000 orang yang diperkirakan hadir dalam acara pernikahan dan maulid nabi di rumah Rizieq pada Sabtu (14/11/2020) lalu. Selain itu, Erizon juga menyebut tidak semua pesertanya berasal dari Jakarta.

Karena itu, pihaknya tidak melakukan testing pada seluruh tamu undangan. Sementara warga luar DKI akan diperiksa oleh Pemerintah setempat.

“Kan banyak yang datang nggak cuma dari Petamburan, ada dari Cengkareng, Cilincing, Slipi itu yang bukan jakarta pusat pun ada,” pungkasnya.

Sementara Camat Tanah Abang, Yassin Passaribu, mengatakan proses pelacakan sudah mulai dilakukan. Ada beberapa orang dari staf Kelurahan yang akan dites.

"Sudah ada tadi yang dilacak. Sudah ada dari staf kelurahan hari ini, itu 10-15 orang," kata Yassin.

Baca Juga: Positif Covid-19, Bupati Bogor dan Putri Sulungnya Isolasi Mandiri

Menurut Yassin proses pelacakan kasus Covid-19 untuk para pegawai Kelurahan Petamburan akan kembali diselenggarakan kembali pada Kamis (19/11) mengingat masih ada pegawai yang belum mengikuti tes usap pada Rabu ini.

"Besok masih ada lagi. Karena kan hari ini pun ada yang Work From Home. Lalu kan PPSU juga ada yang beda jadwal piketnya," pungkas Yassin.

Load More