SuaraJakarta.id - Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) nomor urut 1, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, menyebut saat ini tim pemenangannya mengakui bahwa perolehan suara mereka hanya mendapat sekira 30 persen.
Angka itu kalah dibandingkan paslon Pilkada Tangsel 2020 nomor urut 3 Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan yang sementara mencapai 40 persen.
Diakui Saras hasil tersebut sudah maksimal dari tim pemenangannya dan jaringan relawan di Pilkada Tangsel 2020.
"Semua relawan partai koalisi sudah melakukan segalanya yang dilakukan terbaik. Saya salut, sangat apresiasi, sangat hormat," ujar keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ini, Kamis (10/12/2020).
Saras mengaku belum memberitahukan secara pribadi soal kekalahannya di Pilkada Tangsel kepada pamannya, Prabowo Subianto yang juga Ketua Umum Partai Gerindra.
"Saya rasa hasil sudah pasti tersampaikan (ke Prabowo). Tetapi, saya tipe saya tahu dirilah. Beliau juga posisinya sebagai Menteri Pertahanan. Saat ini kan kondisi Indonesia masih harus prioritas dan fokus utama," kata Saras usai konferensi pers di Posko Pemenangan Resto Anggrek, Buaran, Serpong.
Saras yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra belum dapat menentukan kapan dia akan memberitahukan langsung ke Prabowo.
"Saya yakin, kabar sudah sampai, tapi saya belum mau mengambil waktu dari beliau untuk menyampaikan secara pribadi. Nanti pasti akan ada waktunya," ungkap Saras.
Sementara itu, pasangannya di Pilkada Tangsel 2020, Muhamad juga mengakui kekalahan mereka.
Baca Juga: Serba-serbi Pilkada 2020: TPS Unik hingga Corat-coret Surat Suara
"Kami akui itu. Sekarang kita evaluasi semua, tentunya banyak kesalahan, saat ini apa yang terjadi hasilnya seperti itu," ujarnya saat konferensi pers di Posko Pemenangan Resto Anggrek, Buaran, Serpong, Kamis (10/12/2020).
“Tapi untuk gugatan saya serahkan kepada tim kami. Tim yang menjalankan. Sekarang kita evaluasi semua, tentunya banyak kesalahan. Saat ini apa yang terjadi hasilmya seperti itu, kami akui itu,” pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Keponakan Prabowo Sebut Ekonomi Global Masuk Zona Bahaya
-
Saraswati Fellowship Wisuda Angkatan Pertama: 30 Perempuan Siap Jadi Pemimpin Masa Depan
-
Debut Jadi Deputi Bank Indonesia, Keponakan Prabowo Soroti Masalah Ini
-
Keponakan Prabowo Siap Masuk Kabinet? Ini 3 Pos Menteri yang Paling Mungkin Diisi Budisatrio
-
Resmi Jadi Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono: Terima Kasih DPR
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus