SuaraJakarta.id - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta agar waktu Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jabodetabek dilakukan secara berbarengan. Hal ini untuk merespons kebijakan pemerintah pusat yang memperketat PSBB di Jawa-Bali.
Menurut Riza, dengan menyamakan waktu PSBB di Jakarta dengan daerah penyangga, maka penerapannya bisa lebih terawasi bersama. Terlebih lagi Jabodetabek merupakan satu klaster yang warganya saling berpindah-pindah.
"Kami ingin periode (PSBB) disamakan 14 hari sehingga semua kebijakan yang kami ambil bersama tidak hanya seiring seirama tetapi terkendali," ujar Riza kepada wartawan, Rabu (6/1/2021).
Tak hanya waktu penerapan PSBB, aturan pembatasan seperti batas operasional sektor usaha juga disamakan. Dengan demikian pergerakan masyarakat di tiap daerah bisa lebih terkontrol.
"Kalau bisa kebijakannya seiring dengan DKI Jakarta tentang batasan jam operasional atau unit-unit mana yang dibuka," jelasnya.
Politisi Gerindra ini juga menyambut baik kebijalan pengetatan PSBB di Jawa-Bali. Menurutnya hal ini sudah sesuai dengan yang direncanakan Gubernur Anies Baswedan.
"Sejujurnya ini searah dengan yang akan diambil oleh Pak Gubernur DKI (Anies Baswedan) terkait menyikapi ke depan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar