SuaraJakarta.id - Musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu mengejutkan banyak pihak. Terlebih bagi kelurga dan kerabat penumpang.
Salah satunya seperti yang dirasakan Udjang Usman (70), ayahanda Isti Yudha Prastika. Ia masih tak percaya putrinya jadi korban tragedi Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak tersebut.
Isti merupakan pramugari NAM Air—anak perusahaan Sriwijaya Air—berstatus sebagai extra crew dari menuju Pontianak.
Saat ditemui SuaraJakarta.id—grup Suara.com—di kediamannya di Perumahan Reni Jaya, Kelurahan Pondok Penda, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Senin (11/1/2021) malam, Udjang masih tampak sedih dan tepukul.
Sambil berbincang, ia pun menuturkan, hingga hari ketiga tragedi Sriwijaya Air SJ 182, dirinya masih terbayang jelas wajah Isti yang menjadi salah satu kebanggaan keluarganya itu.
"Kalau sekarang masih kumpul-kumpul, ramai gini iya (tenang). Tapi kalau malam itu udah enggak bisa ditahan, sedih lagi, masih kebayang muka Isti. Enggak mudah, berat," kata Udjang sambil berbincang.
Udjang mengatakan, dirinya mendapat banyak kiriman pesan doa dan nasihat di WhatsApp-nya.
Namun, semua itu belum bisa menghilangkan rasa sedih dan terpukul atas musibah yang menimpa putrinya.
"Itu di-HP yang ngirimin pesan dan nasehat banyak. Saya baca ya baca, tapi kayak lewat aja gitu. Masuk kuping kanan keluar kuping kiri. Baca, lewat aja gitu. Masih berat," tuturnya.
Baca Juga: Kemenhub: Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Laik Terbang
Pantauan SuaraJakarta.id, sejumlah karangan bunga ucapan duka cita tampak berjejer di rumah orangtua Isti Yudha Prastika.
Sejumlah tamu, baik tetangga dan kerabat, pun masih berdatangan.
Seiring dengan itu, terdengar suara tangisan histeris dari dalam rumah.
Tangisan itu berasal dari Iyaningsih (60), ibunda Isti. Ia masih terpukul atas musibah yang dialami anak bungsunya itu.
Sampel DNA
Senada diungkapkan oleh Billian Purnama Oktara (37), kakak kedua Isti.
Tag
Berita Terkait
-
Wamendagri Ribka Haluk Kawal Langsung Penerbangan Perdana Maskapai Sriwijaya Air ke Wamena
-
Profil Hendry Lie: Kekayaan, Bisnis dan Kasus Hingga Jadi Tersangka Korupsi Timah
-
Skandal Timah! Bos Sriwijaya Air Hendry Lie Dibekuk Kejagung, Berawal dari Singapura
-
Berapa Kekayaan Hendry Lie? Aset Vila Bernilai Puluhan Miliar Disita Kejagung
-
Dari Singapura untuk Perpanjang Paspor, Kejagung Ciduk Tersangka Kasus Timah Hendry Lie di Bandara Soetta
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Tren 'Clean Girl' 2026: 5 Sepatu Lari Putih Lokal yang Paling Estetik dan Minimalis
-
7 Sepatu Lari Warna Pastel yang Bikin OOTD Olahraga Kamu Makin Cantik di Instagram
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network