SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah pemakaman untuk jenazah Covid-19 di Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Kebijakan ini diambil karena lahan pemakaman di Taman Pemakaman Umum (TPU) khusus Covid-19 semakin menipis.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria bahkan menyebut TPU Srengseng Sawah itu sudah mulai dipakai. Sejumlah jenazah yang wafat karena Covid-19 sudah dimakamkan di lokasi.
"Di Srengseng Sawah sudah mulai dari kemarin (12/1), sebagian jenazah penderita Covid-19 dimakamkan di Srengseng Sawah," ujar Riza dalam keterangan tertulis, Kamis (14/1/2021).
Riza tak memungkiri saat ini dua TPU khusus Covid-19, Pondok Ranggon dan Tegal Alur sudah hampir penuh. Perlu adanya penyediaan lahan baru untuk mengantisipasi kekurangan lahan makam.
Selain Srengseng, ada juga lahan makam baru yang disiapkan di Rorotan. Proses pengerjaannya disebut sudah hampir selesai.
"Prinsipnya, kami memastikan bahwa tempat pemakaman bagi masyarakat umum disiapkan," jelasnya.
Seiring dengan pemakaman yang hampir penuh, keterisian Rumah Sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 juga terus bertambah. Salah satu alasannya adalah karena banyaknya pasien dari luar Jakarta yang dirawat di ibu kota.
Namun menurutnya hal ini tidak menjadi masalah pihaknya. Ia juga menyebut sudah terus menambah kapasitas RS dengan menggandeng RS lainnya.
"Apakah Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi dan lain sekitarnya. Non-Botabek juga ada. Sebagai pemerintah, kami tidak membedakan, siapapun, warga negara, kami akan terima dan layani dengan sebaik mungkin," pungkasnya.
Baca Juga: Suntik Vaksin Corona Diundur, Wagub DKI: Banyak Warga Puasa Senin-Kamis
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
Semarak Kemerdekaan: Perpaduan Kuliner dan Mahjong Ramaikan Pesisir Jakarta
-
HUT RI 2026 Diprediksi Padat, Polisi Buka 27 Kantong Parkir di Monas, GBK, hingga Ancol
-
BRI KKB Expo 2026 Sambangi 131 Cabang, Mobil Impian Siap Dibawa Pulang
-
HUT ke-81 RI, Saatnya Berburu Promo Spesial dari BRI