SuaraJakarta.id - Limbah medis berserakan di sekitar Tempat Pemakaman Umum atau TPU Jombang, Ciputat, Kota Tangerang Selatan.
Pantauan SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Senin (18/1/2021), sampah medis itu berupa alat pelindung diri (APD) seperti bekas baju hazmat, sarung tangan, dan masker
APD tersebut bekas dipakai oleh petugas pemakaman yang memakamkan jenazah dengan protokol Covid-19.
Limbah medis itu berserakan lantaran terbawa angin sebelum dimusnahkan dengan dibakar.
Berserakannya limbah medis itu dibenarkan oleh Kepala Pengelola TPU Jombang, Tabroni saat ditemui di sekitar pemakaman.
Dia mengatakan, berserakannya APD bekas lantaran tidak adanya tempat sampah berupa drum untuk membakar APD bekas itu.
"Kita sudah pengajuan untuk drum pembakaran sampah baju APD. Tapi sampai saat ini belum terealisasi. Masih diproses mungkin ya. Insya Allah hari ini sampai kali ya," kata Tabroni, Senin (18/1/2021).
Tabroni menerangkan, sejak TPU Jombang dijadikan pemakaman khusus Covid-19 pada Maret 2020, pihaknya memusnahkan limbah APD dengan cara dibakar di atas tanah yang digali beberapa sentimeter.
Padahal, lanjut Tabroni, dirinya sudah mengajukan ke Pemkot Tangsel sejak awal TPU tersebut dikhususkan untuk pemakaman Covid-19.
Baca Juga: Terjaring Razia Masker dan Diangkut ke TPU Khusus Covid-19, Warga: Kapok!
"Dibakar digundukkan tanah, digali sedikit lalu kita bakar. Kita sudah pengajuan ke atasan, mungkin atasan yang lebih berwenang. Kita sudah mengajukan dari awal," ungkap Tabroni.
Di tempat yang sama, Kasi Pemakaman Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel, Najmudin membenarkan bahwa pihaknya belum menyiapkan tong sampah drum untuk APD bekas itu.
"Iya, ini baru mau kita siapkan hari ini. Dulu sudah ada, tapi rusak karena plastik. Kita buat di depan, tapi enggak memungkinkan kalau dibakar," kata Najmudin.
Dia juga menerangkan, bahwa limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) sebelumnya telah dibakar di tanah yang sudah digali untuk pembakaran.
"Sudah dibuatkan galian tanah, tapi sudah penuh. Jadi nanti kita siapkan drum besi ditanam lalu dibakar," terangnya.
Dinkes Tangsel Kecolongan
Berita Terkait
-
Puslabfor Temukan Tabung Etilen 52 Kg di Lokasi Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel
-
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Tewaskan 2 Orang, 6 Bangunan Rusak Parah
-
Warga Tangsel Berpeluang Kebagian Jalur MRT, Ini Kata Pramono
-
Kasus Bullying Sekolah Internasional Tangsel Damai, Menteri PPPA: Anak Berhak Mendapatkan Rasa Aman
-
Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal
-
Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah
-
Kualitas Udara Jakarta Jadi Sorotan Saat Jakarta Marathon 2026, Begini Kata Pramono Anung
-
Ajang WCCE 2026 Kenalkan Produk Kreatif Anak Bangsa Lewat Artisan Alley
-
Advokat Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik Hakim MK, Soroti Perkara PHPU Pilpres