SuaraJakarta.id - Kisah pilu dialami oleh Aisyah Allisa, bocah di Kota Tangerang Selatan. Di usia 10 tahun, ia harus jadi yatim piatu gara-gara Covid-19.
Ibundanya, Rina Darmakusumah (46), belum lama ini meninggal dunia dengan status diduga terpapar Covid-19, Sabtu (16/1/2021).
Sementara sang ayah sudah meninggal lebih dulu beberapa tahun lalu.
Kini Aisyah sedang menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19, Ciater, Serpong sejak Minggu (17/1/2021).
Dia dinyatakan positif Covid-19 dari hasil swabnya di RS Siloam Hospital.
Sambil didampingi sejumlah pasien yang sedang dikarantina, Aisyah bercerita kepada sejumlah wartawan melalui sambungan telepon seluler.
Ibunya, Rina, meninggal di dalam kontrakan mereka di Jalan Bhayangkara blok E 26 No 15, RT 01/18 Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang.
Aisyah bercerita, ibunya itu sempat mengeluh sesak nafas dan batuk-batuk.
"Sesak nafas dan batuk. Sudah dua minggu. Sempat berobat dan pulang, gak mau dirawat. Mamah gak tahu kena Covid. Bilangnya non-reaktif," katanya bercerita, Selasa (19/1/2021).
Baca Juga: Benarkah Stres Bikin Efikasi Vaksin Covid-19 Jadi Menurun? Ini Faktanya
Saat ibunda menghembuskan napas terakhir di dalam kontrakan, Aisyah pun minta tolong kepada para tetangga sambil menangis.
"Waktu meninggal Aisyah di rumah. Tinggal di rumah berdua, ayah meninggal lebih dulu," tutur Aisyah.
Di Tangsel, Aisyah tak memiliki kerabat atau saudara. Baik dari keluarga ibu maupun ayah.
Tetapi, Aisyah mengaku, memiliki dua kakak kandung yang saat ini tinggal bersama sang nenek di Jakarta.
"Keluarga ada di Jakarta sama di Bangka Belitung. Aisyah punya dua kakak. Dua-duanya tinggal sama eyang di Jakarta. Kakak paling besar 21 tahun, sudah kerja. Kakak sudah ngehubungin Aisyah, setiap hari. Jakartanya di Kedoya," ungkap Aisyah.
Aisyah tinggal bersama ibunya sekira 4 tahun di kontrakan. Ibunya, Rina, diketahui bekerja sebagai penjual online mulai dari tas hingga seragam.
Berita Terkait
-
Kasus Dolar Singapura Palsu Rp4,7 M Disorot DPR! Polisi Diminta Ungkap Jaringannya
-
DLH Diminta Turun Tangan, Benyamin Sebut TPST Abu & Co Punya Izin Pembakaran Sampah, Kok Bisa?
-
Viral Diduga Istri Gubernur Kalteng Pamer Saldo Rp460 Juta, Isi Rekening Suami Tembus Rp164 M
-
Filipina Imbau Warga Pakai Masker N95, Warga Kalteng Dibagikan Masker Biasa di Tengah Kepungan Asap
-
Viral Istri Gubernur Kalteng Curhat Suka Dihakimi, Balasan Netizen Bikin Geleng Kepala
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas