SuaraJakarta.id - TomTom Traffic Index merilis daftar terbaru Kota Termacet di Dunia. Tak ada lagi nama Jakarta dalam 10 Besar Kota Termacet di Dunia.
Kekinian, Jakarta telah keluar dari jajaran 10 Kota Termacet di dunia. Kini Jakarta menempati peringkat ke-31 dengan tingkat kemacetan mencapai 36 persen.
Ada berbagai faktor yang membuat Jakarta keluar dari 10 Besar Kota Termacet di Dunia.
Salah satunya kebijakan perbaikan transportasi yang dibuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Di samping itu, pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini juga turut jadi faktor pendukung Jakarta tak lagi berada di jajaran Top 10 Kota Termacet di Dunia.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo menjelaskan, selama masa pandemi, diberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat demi mencegah penularan Covid-19.
Mulai dari pembatasan kapasitas angkutan umum hingga jam kerja perkantoran.
"Di hulu pengaturan jam kerja, ada WFH, di sisi hilir ada pembatasan jam operasional angkutan, pembatasan kapasitas angkutan," ujar Syafrin kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).
Syafrin mengatakan, Jakarta cukup berhasil melakukan pembatasan kegiatan masyarakat ini.
Baca Juga: Soroti Aliran Dana Formula E di Jakarta, Ferdinand Minta Anies Transparan
Sebab, kebijakan yang dibuat berkesinambungan dan berbarengan diterapkannya.
"Kebijakan berjalan seiring sekalian sehingga efektif," jelasnya.
Tak hanya faktor pandemi yang membuat mobilitas masyarakat berkurang, Syafrin menyebut kebijakan integrasi transportasi massal juga membuat kemacetan berkurang.
Masyarakat Jakarta diklaimnya kini banyak beralih menggunakan kendaraan umum ketimbang pribadi.
"Selain itu juga fokus pada integrasi angkutan umum melalui program JakLingko dan Penataan Kawasan Stasiun serta mengedepankan prinsip kolaborasi dengan Masyarakat langsung dalam setiap kegiatan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, DKI Jakarta dinyatakan telah keluar dari Top 10 Kota Termacet di Dunia versi TomTom Traffic Index.
Berita Terkait
-
Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
Belajar Ikhlas dari Macet: Psikologi Bertahan Hidup di Jalanan Jakarta
-
[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok