SuaraJakarta.id - Jalur Kereta Api Listrik atau KRL Jakarta terganggu di lintasan Tanah Abang - Duri, Jumat (22/1/2020). Sejumlah perjalanan kereta yang melintasi lintasan itu pun dialihkan dan dibatasi.
Lintas kereta rel listrik (KRL) Tanah Abang-Duri tidak bisa dilalui karena kebakaran permukiman warga di rute tersebut pada Jumat pukul 11.39 WIB, sehingga KAI Commuter membuat rekayasa operasi KRL.
“KAI Commuter meminta maaf atas terjadinya kendala perjalanan KRL di lintas Tanah Abang-Duri,” kata Manager External Relations KAI Commuter Adli Hakim dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
"Para pengguna jasa KRL Commuter Line juga diimbau untuk selalu mematuhi aturan dan arahan petugas di lapangan serta tetap untuk menjaga jarak aman di KRL maupun di area stasiun dengan tetap utamakan protokol kesehatan," kata Adli.
Baca Juga: Malam Tahun Baru, KRL Commuter Line Beroperasi Hingga Pukul 22.00
Informasi terkini dapat dilihat melalui akun media sosial @commuterline dan call center 021-121.
Untuk mengantisipasi kendala operasional perjalanan KRL di lintas tersebut, KAI Commuter memberlakukan pola rekayasa operasi perjalanan KRL sebagai berikut :
- KA 1753/1754 relasi Jatinegara-Bogor, khusus perjalanan Kampung Bandan-Bogor melewati lintas layang Jakarta Kota-Cikini untuk selanjutnya menuju Bogor.
- KA 2201 relasi Maja-Tanah Abang perjalanan hanya sampai Palmerah untuk selanjutnya kembali menuju Parung Panjang.
- KA 1547 relasi Nambo-Angke perjalanan hanya sampai Manggarai untuk selanjutnya kembali menuju Nambo.
- KA 1763/1764 dan KA 1767/1768 relasi Bogor-Jatinegara tidak melewati Tanah Abang, dijalankan via Manggarai selanjutnya menuju Jatinegara.
- KA 1757/1758 relasi Jatinegara-Bogor tidak melewati Tanah Abang, dijalankan via Manggarai selanjutnya menuju Bogor.
- KA 2009 relasi Maja-Tanah Abang perjalanan hanya sampai Palmerah untuk selanjutnya kembali menuju Parung Panjang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka
-
Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu