SuaraJakarta.id - Sebuah video gajah dibakar hidup-hidup viral di media sosial. Kekinian gajah malang itu telah mati.
Dua dari lima pelaku pembakaran gajah telah ditangkap aparat kepolisian.
Peristiwa ini disebutkan terjadi di kawasan Nilgiris di Tamil Nadu, India Selatan, beberapa waktu lalu.
Dilansir dari Daily Mail, gajah itu awalnya mendekati sebuah resor. Orang-orang di dalam resor itu merasa terganggu.
Mereka pun dengan tega dan sadis mengusir gajah itu dengan cara membakar kain, lalu melemparkan ke atas kepala gajah tersebut.
Aksi pembakaran gajah malang itu direkam melalui ponsel seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut.
Terlihat sejumlah orang yang berada di resor mencoba mengusir gajah yang posisinya berada di tengah jalan.
Lalu orang-orang itu melemparkan kain yang sudah terbakar ke arah sang gajah.
Kain yang terbakar itu membuat gajah itu kesakitan. Terdengar suara gajah dan hewan darat terbesar di dunia itu pun berlari ke arah hutan dengan kondisi bara api masih menyala di kepalanya.
Baca Juga: Bikin Warga Trauma, Gajah Ngamuk Rusak Rumah dan Kebun
Mengetahui adanya insiden itu, sejumlah petugas kepolisian dilaporkan mencari gajah malang itu ke hutan.
Nahas, gajah berusia 40 tahun itu ditemukan telah tewas dengan luka bakar sangat para di sekitar kepala, telinga, dan matanya.
Dua pria pelaku pembakaran gajah tersebut telah ditangkap. Sedangkan tiga lainnya masuk dalam daftar pencarian orang alias DPO.
Spesies Gajah Asia terdaftar sebagai hewan yang terancam punah sejak tahun 1986. Populasinya di alam liar mengalami penurunan sekitar 50 persen tahun sejak 1930-an.
Diperkirakan, sebanyak 31 ribu gajah di India terancam kehilangan habitatnya akibat ulah manusia.
Gajah-gajah tersebut mengalami degradasi lingkungan serta fragmentasi habitat.
Berita Terkait
-
Rahasia Bisnis Orang Cina, Arab, dan India: Dagang itu Gak Mudah Lho!
-
WNA India Produksi Emas Ilegal hingga 30 Kg Sehari, Sahroni Minta Pembeking Diusut
-
Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter
-
Profil Bangladesh Tim Pengganti India di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pernah Dipecundangi
-
Negara Ranking 181 Ini Diminta Gantikan India Lawan Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen