SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta berencana menambah 17 ribu petak lahan makam baru di Ibu Kota. Rencananya pembuatan liang lahat itu akan dimulai bulan depan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengatakan, belasan ribu petak makam itu tersebar di enam lokasi.
Pihaknya melakukan pembukaan dan pembelian lahan baru.
"Jadi Insya Allah bulan depan, secara bertahap, kita akan mempersiapkan tidak kurang dari 17.900 petak," ujar Riza di TPU Rorotan, Jakarta Utara, Rabu (27/1/2021).
Riza menyebut lahan yang disiapkan adalah di TPU Bambu Apus 2 (Bambu Wulung) Jakarta Timur seluas 3 ribu meter persegi dengan daya tampung 800 petak.
Kemudian, TPU Srengseng Sawah 2 Jakarta Selatan dengan seluas 3,4 hektare dan bisa menampung tampung 1.900 petak.
Ketiga adalah TPU Tegal Alur di Jalan Sahabat, Jakarta Barat dengan tambahan lahan seluas 1,3 hektare yang bisa dibuatkan 800 petak.
Keempat adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH) Jalan Kramat 3 Jakarta Timur yang memiliki luas lahan 5,2 hektare dengan daya tampung 9 ribu petak.
Terakhir adalah penambahan lahan pemakaman RTH Jalan Raya Pondok Gede/Dukuh II, Jakarta Timur, seluas 5,2 hektare dengan daya tampung 3.900 petak.
Baca Juga: Tinjau Lahan Baru TPU Rorotan, Wagub DKI: Pekan Depan Bisa Difungsikan
Tak hanya itu, Pemprov DKI juga sedang merampungkan 1.500 petak makam di lahan seluas 8 ribu meter persegi di TPU Rorotan.
Diperkirakan pemakaman bisa dipakai mulai pekan depan.
"Sekarang dalam proses penyiapan akses jalan menuju tempat pemakaman," pungkas Wagub DKI.
Berita Terkait
-
Langkah Tak Biasa Kapolri Listyo, Ziarah ke Makam Gus Dur hingga Soeharto Jadi Sorotan
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
BTN, Pemprov DKI Jakarta dan Kementerian UMKM Perkuat Strategi Beyond Mortgage
-
Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi