SuaraJakarta.id - Kawanan monyet liar Perumahan Dinas Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspitek), Kecamatan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel), diketahui sudah sering berulah.
Tak hanya menyerang seorang bocah hingga alami luka parah, kawanan monyet itu pun meresahkan warga lantaran sering masuk ke dapur dan mengacak-acak barang yang ada.
Hal itu diungkapkan Ketua RT setempat, Nahdi. Menurutnya, monyet liar itu berasal dari Bogor yang bermigrasi sekira tahun 2000-an.
"Dulu mungkin migrasi ya dari Bogor sekira tahun 2000-an, ada 10-20 ekor. Terus semakin banyak, sekarang makin banyak," kata Nahdi, Kamis (28/1/2021).
Nahdi menceritakan, ada rumah warga yang pernah dimasuki kawanan monyet liar itu. Tapi tidak menyerang si pemilik rumah, hanya mengacau di dapur.
"Di Blok 1 pernah kejadian monyetnya masuk ke dalem (rumah) dan acak-acak dapur. Ibu-ibu laporan ada monyet masuk ke dapur, tapi nggak pernah gigit orang," ungkap Nahdi.
Soal insiden adanya monyet yang menyerang dan menggigit warganya hingga luka parah, Nahdi mengungkapkan bahwa yang menyerang itu induk monyet.
"Kalau orang takut ya diusir aja, dia pergi. Tapi kalau itu yang gigit monyetnya induk. Kemaren monyetnya santai aja duduk aja habis gigit juga santai aja," terang Nahdi.
Menurutnya, insiden itu merupakan kali ketiga terjadi dalam satu bulan ini. Tetapi, insiden yang terjadi pada bocah Rasyikul Zafran Kiyoshi (5) merupakan yang paling parah.
Baca Juga: Dipancing Pisang, Damkar Berhasil Tangkap Moyet Jenis Macaca Fascicularis
"Kemarin di Balai Kesehatan infonya ada tiga orang yang ditangani akibat diserang monyet, ini terakhir. Semalam saya ke sana, dia meriang. Nggak terlalu parah sih (meriangnya), mungkin sudah dikasih antibiotik," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, bocah malang bernama Rasyikul Zafran Kiyoshi mengalami luka parah di kedua tangannya akibat digigit monyet liar.
Bambang Wisnu, orang tua Zafran, menceritakan bahwa peristiwa itu dialami anaknya saat sedang bermain lego di teras belakang rumah.
Saat itu, lanjut Bambang, anaknya tak mengetahui bahwa ada monyet di belakang rumahnya itu.
"Anak saya kan lagi main di belakang rumah sama temannya berdua, kemudian ada monyet di belakang tiba-tiba langsung gigit anak saya," kata Bambang saat ditemui Suara.com di rumahnya, Rabu (27/1/2021).
Bambang menerangkan, monyet liar itu berada di belakang rumahnya tengah mengambil rambutan.
Berita Terkait
-
Walkot Tangsel Naik Tank Saat HUT RI Kena Semprot Netizen: Jalan Benerin, Bukan Dadah-Dadah
-
Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih
-
Komisi III DPR: Penangkapan Kasat Resnarkoba Tangsel Bukti Polri Tak Pandang Bulu Tegakkan Hukum
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Terancam Dipecat, Polri Impunitas Bagi Kasat Narkoba Tangsel yang Terjerat Kasus Sabu
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia
-
Tak Perlu Pusing Budget, Ini Solusi Paket Rapat di Jakarta Pusat yang Bisa Sesuaikan Anggaran
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan