SuaraJakarta.id - Viral gadis muda gelantungan di JPO Otista mau bunuh diri. Gadis muda itu adalah NH, berusia 16 tahun. Aksinya sempat terekam kamera ponsel warga hingga videonya viral di media sosial.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (28/1/2021) kemarin pagi.
Dalam video amatir itu, NH terlihat tengah berupaya melompat dari atas JPO Halte TransJakarta Gelanggang Remaja. Kemudian, petugas TransJakarta yang berada di lokasi pun bergegas menggagalkan upaya bunuh diri tersebut dengan menggenggam lengan NH.
Di sisi lain, terlihat sejumlah pengemudi ojek online turut membantu upaya menggalakkan niat buruk NH. Mereka bersiaga di bawah JPO Halte Bus TransJakarta untuk menahan NH apabila melompat.
Belakangan terungkap aksi heroik itu dilakukan oleh petugas TransJakarta bernama Lutfi dan Fina. Mereka berdua mendapatkan apresiasi dari perusahaan tempatnya bekerja.
Jagat dunia maya dihebohkan dengan beredarnya video wanita yang nyaris bunuh diri dengan cara melompat dari atas halte jembatan penyebrangan orang (JPO). Berdasarkan rekaman video yang viral itu, peristiwa percobaan bunuh diri tersebut terjadi di Halte TransJakarta Gelanggang Remaja, Jalan Otista, Jakarta Timur.
Kapolsek Jatinegara Kompol Yusup Suhadma menceritakan detik-detik gadis muda berinisial NH (16) yang nyaris bunuh diri dari atas JPO Halte TransJakarta.
Menurutnya, NH sebelum melakukan aksi nekatnya itu sempat ribut dengan sang pacar, NS. Awal keributan itu terjadi NS menyuruh pacarnya membeli nasi bungkus. Meski telah dibelikan, NS justru melarang kekasihnya untuk makan.
Tak beberapa lama, NH lalu menanyakan ponsel miliknya kepada NH.
Baca Juga: Disuruh Pacar Beli Nasi Tapi Dilarang Makan, Awal Cerita NH Coba Bunuh Diri
"NS justru marah-marah sama NH, terus merasa sakit hati si NH ini nekat mau melakukan bunuh diri," kata Yusup saat dikonfirmasi, Jumat (29/1/2021).
Dari hasil penyelidikan kasus ini, motif NH mencoba bunuh diri karena takut ditinggal pacarnya. Pasalnya, kondisi NH sendiri sedang mengandung anaknya.
"Dia takut ditinggal pacarnya, posisinya sedang hamil 4 bulan," kata Yusup.
Beruntung, aksi nekat itu bisa dicegah. NH berhasil diselamatkan saat hendak melompat dari atas JPO.
Yusup menambahkan, setelah dievakuasi, petugas lalu mengembalikan korban kepada keluarga di kawasan Ciracas, Jakarta Timur.
Direktur Keuangan PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan, pihaknya bangga dengan aksi heroik yang dilakukan kedua orang petugasnya tersebut.
Berita Terkait
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot
-
Jembatan Cangar Ada di Mana? Sederet Tragedi di Balik Keindahan Wisata Pegunungan
-
Laki-Laki dan Beban Maskulinitas: Mengapa Angka Bunuh Diri Laki-Laki Begitu Tinggi?
-
Viral Pria Jomblo 38 Tahun Diduga Cabuli 3 Anak di Bawah Umur, Langsung Jadi Samsak Warga
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP
-
Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
-
Mengenal 'Black Box' Kereta Api yang Bisa Ungkap Penyebab Tabrakan Argo Bromo Anggrek di Bekasi
-
5 Wisata Museum Ikonik di Tokyo yang Wajib Dikunjungi
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya