SuaraJakarta.id - Gubernur Anies Baswedan menyebut predikat kota macet tak layak disematkan kepada Jakarta.
Menurutnya ada waktu tertentu lalu lintas bisa bergerak dengan lancar di Ibu Kota Jakarta.
Anise mencontohkan saat pukul 02.00 WIB pagi, di mana kemacetan tidak terjadi di Jakarta.
Hal ini dikatakan Anies saat diskusi virtual dalam acara launching Buku Potret Jakarta.
"Jakarta adalah kota yang diasosiasikan dengan kemacetan. Jalan-jalan Jakarta diasosiasikan dengan kemacetan, padahal sebetulnya kalau Jakarta macet itu gak betul juga sih," ujar Anies saat melalui channel YouTube Aboico, dikutip Minggu (31/1/2021).
Ia pun menyarankan warga yang tak ingin terjebak macet berkendara pada pagi buta.
Sebab saat itu kendaraan sepi dan masyarakat tidak banyak yang beraktivitas.
"Jadi kalau mau bebas macet jalanlah jam 02.00 WIB pagi, gak ada kendaraan di situ," jelasnya.
Namun Anies tampak tidak serius dengan ucapannya. Ia berkelakar mengatakan itu sambil tertawa dan tersenyum.
Baca Juga: Alasan Anies Cat Warna-warni Sekitar Flyover Tapal Kuda buat Selfie Warga
Anies menyamakan kondisi Jakarta bebas macet dengan foto suasana Ibu Kota milik fotografer bernama Susi Meiti saat awal pandemi sekira bulan Maret-April.
Masyarakat saat itu patuh dengan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga kendaraan tidak banyak yang melintas.
"Susi Meiti menunjukkan downtown Jakarta Jalan Sudirman yang senyap, peristiwa ini mungkin tidak berulang lagi di hari-hari ke depan," jelasnya.
Mantan Mendikbud itu menyebut situasi jalanan Jakarta sepi tak akan lagi terulang setelah ini.
Sebab, sekarang ini penanganan virus corona tak perlu sampai membatasi total aktivitas warga.
"Karena sekarang kita sudah mulai mengetahui caranya, bagaimana mengendalikan penularan tanpa mengurangi aktiivitas di tempat publik. Tapi dulu ketika bulan April dan Mei, sunyi betul," pungkas Anies.
Berita Terkait
-
Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan
-
Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh
-
Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik
-
Truk Tabrak Pembatas Jalan di Slipi, 5 Koridor dan 3 Rute Pengumpan Transjakarta Terdampak
-
Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran, Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan di Jakarta!
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald