SuaraJakarta.id - Sebanyak 1.139 orang tenaga kesehatan (nakes) dari total 15.220 orang di Provinsi Kepulauan Riau yang terdata, tidak bisa disuntik vaksin Covid-19. Jumlah tersebut tersebar di berbagai kabupaten/kota.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri M Bisri menjelaskan, bahwa dari total nakes yang terdaftar, sebanyak 1.139 orang tidak bisa divaksinasi pada dosis pertama.
"Nakes yang tidak bisa disuntik vaksin Covid-19 ini yakni Kota Batam 652 orang, Tanjungpinang 232 orang, dan Bintan 255 orang," kata Bisri seperti dilaporkan Batamnews.co.id--media jaringan Suara.com, Selasa (2/2/2021)
Bisri mengatakan, nakes yang tidak bisa dilakukan vaksinasi ini dikarenakan nakes tersebut memiliki penyakit seperti komorbid, penyintas Covid-19, ibu hamil, ibu menyusui dan kondisi lainnya sesuai hasil screening dari tim medis atau vaksinator.
"Tenaga nakes yang tidak bisa divaksin ini memiliki penyakit bawaan. Namun, bila nakes hanya darah tinggi atau mengalami hipertensi akan di-screening lagi 14 hari kemudian," ujarnya.
Bisri, menerangkan, untuk progres vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Kepri sudah mencapai 53 persen atau sebanyak 6.910 orang. Sementara jumlah keseluruhan nakes yang terdaftar sebagai peserta vaksinasi ada sebanyak 15.220 orang.
"Jumlah nakes yang divaksin akan terus bertambah setiap harinya, mengingat proses vaksinasi terus berjalan," ujar Bisri.
Ia menambahkan, jumlah nakes yang akan divaksinasi juga terus bertambah. Setelah diperbarui hingga 31 Januari lalu, dimana total nakes se-Kepri yang akan menerima vaksinasi Covid-19 berjumlah sekitar 18 ribu lebih.
Jumlah nakes tersebut tentu saja tidak sesuai dengan jumlah vaksin Sinovac yang dimiliki Kepri saat ini yang hanya ada sekitar 30 ribu vial dosis.
Baca Juga: Terungkap! Jaringan Vaksin Corona Palsu, 3.000 Dosis Disita
"Untuk itu, dalam waktu dekat pihaknya akan minta ke pemerintah pusat menambah serta mengirimkan kembali vaksin untuk nakes," tuturnya.
Bisri juga melanjutkan, proses vaksinasi nakes ini sudah ada yang penyuntikan ke-2 yakni di Batam, Tanjungpinang dan Bintan. Ditargetkan, proses vaksinasi nakes rampung hingga akhir Februari mendatang.
"Apabila sudah selesai para nakes di vaksin, akan dilanjutkan dengan vaksinasi para tenaga pelayanan, TNI dan Polri pada awal Maret 2021," ujarnya.
Berita Terkait
-
Profil Carina Joe, Pahlawan Vaksin Covid-19 Raih Bintang Jasa Utama dari Presiden Prabowo
-
CEK FAKTA: Joe Biden Terserang Kanker Gara-gara Vaksin Covid-19, Benarkah?
-
Seorang Dokter di Inggris Coba Bunuh Pasangan Ibunya dengan Vaksin COVID-19 Palsu!
-
Pesta Seks Selama Pandemi dan Kebohongan Vaksin Covid-19, Dokter di New York Terancam Penjara!
-
Kemenkes Bantah Adanya Detoksifikasi Vaksin Covid-19, Definisinya Beda Jauh
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik
-
Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?