SuaraJakarta.id - Angin puting beliung yang menerjang Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Senin (1/2/2021), menyebabkan satu orang luka berat.
Seorang wanita paruh baya, Antimah (50), harus menerima 50 jahitan setelah tertimpa asbes rumah yang roboh setelah diterjang puting beliung.
"Saya luka di kaki, ini 50 jahitan. Terus saya langsung dibawa anak ke klinik terdekat," ucap Antimah saat ditemui di lokasi, Selasa (2/2/2021).
Antimah menjelaskan kronologis kejadian yang menimpanya. Ketika itu, ia sedang duduk di depan rumah untuk bersantai pada Senin sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Lanjutnya, Antimah menyebut angin besar tiba-tiba muncul dan menerjang rumahnya. Ia pun bergegas masuk ke rumah.
"Pas masuk (justru) ketimpa asbes," tuturnya.
Antimah mengungkapkan peristiwa angin puting beliung yang menerjang desanya berlangsung selama sejam.
Meski begitu, ia tetap bersyukur rumahnya hanya mengalami rusak ringan.
"Rusaknnya hanya bagian genteng depan. Jadi enggak terlalu parah," tuturnya.
Baca Juga: Kisah Suami Cari Keberadaan Istri, Korban Puting Beliung: "Ipah di Mana?"
Antima juga mengatakan jika pagi hari tadi, pihak Kecamatan Pakuhaji mengunjungi lokasi kejadian.
Pihak kecamatan memberikan sembako dan makanan lainnya untuk warga yang mengalami musibah tersebut.
"Ada beras dari kecamatan," tutupnya.
Ketua RT setempat, Parman mengatakan, sudah meninjau langsung beberapa rumah yang terdampak angin puting beliung. Tercatat, ada 27 rumah yang terdampak.
Di lain pihak, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Kosrudin membenarkan kejadian tersebut.
Dia memaparkan, ada tiga desa yang terdampak puting beliung. Terparah di Desa Rawa Boni, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.
Berita Terkait
-
Akses Sanitasi Meningkat, Ratusan Warga TeluknagaPakuhaji Kini Nikmati Fasilitas Layak
-
Waspada Angin Kencang, 51 Rumah Hingga Sekolah di Cilincing Sudah Porak-Poranda
-
Membongkar Jebakan Kemiskinan Spasial Pekerja Informal di Kabupaten Tangerang
-
Detik-detik Puting Beliung di Bogor Terbangkan Sayap Pesawat 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga
-
Siswa 13 Tahun Tewas di Sekolah Internasional Gading Serpong, Diduga Jatuh dari Lantai 8
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi