SuaraJakarta.id - Titik banjir di 6 jalan Jakarta Selatan, paling tinggi 100 cm. Hal itu dicatat Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.
Masih terdapat enam ruas jalan di wilayah tersebut yang terendam banjir dengan ketinggian antara 30 cm hingga 100 cm.
"Untuk wilayah Jakarta Selatan masih terdapat enam ruas jalan yang tergenang," kata Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan, Budi Setiawan saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Minggu (21/2/2021).
Budi merincikan enam ruas jalan yang masih tergenang, yakni di Jalan Pondok Jaya, Kecamatan Mampang Prapatan, ketinggian air 100 cm, panjang ruas jalan yang tergenang sejauh 300 meter menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.
Jalan Pondok Jaya ini menghubungkan Jalan Raya Mampang Prapatan menuju Bangka maupun Kemang.
Berikutnya di Jalan Duren Bangka dekat Kantor Kelurahan Bangka, ketinggian air 60 cm, panjang ruas jalan yang terendam 300 meter, jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Ruas jalan yang terendam berikutnya di Gang Langgar, ketinggian air 50 cm dengan panjang jalan terendam 300 meter, kendaraan roda dua dan roda empat belum bisa melintas.
Air setinggi 15 cm masih menggenangi Jalan Bank sepanjang 50 cm, kondisi jalan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua dan empat.
"Jalan Pela Mampang juga masih ada genangan setinggi 10 cm tapi bisa dilalui motor maupun mobil," kata Budi.
Baca Juga: Pompa Tak Berfungsi, Banjir di Garden City dan Total Persada Makin Tinggi
Banjir yang melanda wilayah Jakarta Selatan pada Sabtu (20/2) telah merendam sedikitnya 33 ruas jalan yang mengakibatkan arus lalu lintas terputus tidak bisa dilalui.
Ruas jalan yang tertutup air tersebut merupakan jalan-jalan protokol seperti Jalan Kemang Raya, Jalan Kapten Tandean, Jalan Sudirman, dan Jalan Tol TB Simatupang.
Berita Terkait
-
Tepis Isu Menyerah, Kaposwil Safrizal Jelaskan Lagi Progres Pembersihan Pasca-Banjir Aceh
-
5 Motor Listrik Anti Konslet, Tak Gundah di Musim Hujan, Kebal Banjir
-
Bisakah Taman Kota Kurangi Banjir? Memahami Solusi Berbasis Alam di Jabodetabek
-
Akses Terputus, Penyintas Banjir di Aceh Tamiang Desak Pembangunan Jembatan Darurat
-
Banjir Rob di Semarang Bikin Tekor Rp848 Miliar: Bagaimana Cara Mengatasinya?
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Selama Ini Disangka Hiasan, Ternyata Ini Makna Warna Ondel-Ondel yang Sesungguhnya
-
5 Sepatu Lari yang Tetap Keren Dipakai Ngantor di Sudirman, Nyaman Seharian Tanpa Ganti Sepatu
-
Tiga Tuntutan Besar LTJ: Dari Desakan Keluar BOP Hingga Reformasi Total Pendidikan
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?