SuaraJakarta.id - Jumlah kasus Corona Jakarta terus bertambah. Hari ini Minggu (21/2/2021), ada 1.445 orang lagi dilaporkan positif Covid-19.
Total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 328.623 orang. Jumlah pasien ini tersebar di seluruh wilayah Ibu Kota.
Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id.
Laman ini menginformasikan soal update Corona Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengatakan, pertambahan kasus Corona itu didapatkan dari tes PCR yang dilakukan kepada 11.762 orang pada hari ini.
“Dengan hasil 2.720 positif dan 9.042 negatif,” kata Dwi Oktavia dalam keterangan tertulis, Minggu (21/2).
Lebih lanjut, Dwi memaparkan untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 280.197.
Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 77.321.
Adapun jumlah kasus aktif Corona di Jakarta naik sejumlah 16 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 13.039 (orang yang masih dirawat/isolasi).
Dari total 328.623 kasus konfirmasi, sebanyak 310.412 orang telah dinyatakan sembuh dari Corona, dengan tingkat kesembuhan 94,5 persen.
Baca Juga: Simbolisasi Vaksinasi Jokowi Tak Dongkrak Minat Warga Mau Divaksin Covid-19
Sedangkan jumlah korban jiwa telah mencapai 5.172 orang, dengan tingkat kematian 1,6 persen.
“Sementara tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7 persen,” jelas Dwi Oktavia.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 16,9 persen sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11 persen.
WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.
Sementara itu, Satpol PP DKI Jakarta telah melakukan penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan. Begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya.
Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan Covid-19.
Berita Terkait
-
Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald