SuaraJakarta.id - Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Jumat (19/2/2021) dini hari membuat sejumlah wilayah di Ibu Kota banjir.
Banjir Jakarta ini masih berpotensi terjadi hingga sepekan kedepan. Hal itu diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
BMKG memprediksi seluruh wilayah DKI masih berpotensi hujan dengan intensitas lebat hingga sepekan ke depan. Tepatnya hingga 25 Februari 2021.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan, pada Minggu (21/2/2021) intensitas hujan cenderung melemah menjadi intensitas rendah hingga Senin (22/2).
Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi akan kembali melanda Jakarta pada Selasa (23/2/2021). Hal itu masih akan terjadi sampai dengan Rabu (24/2).
"Jadi masih perlu peningkatan kewaspadaan potensi hujan lebat yang dapat berpotensi memicu banjir dan longsor di Wilayah DKI Jakarta pada hari Selasa dan Rabu," ujarnya dalam konferensi pers secara daring beberapa waktu lalu.
Doa Minta Hujan Reda
Lantas adakah doa agar hujan reda supaya tidak memicu banjir dan lonsor di wilayah Jakarta?
Rasulullah SAW sendiri tidak melarang kita untuk berdoa supaya hujan dapat segera reda. Atau berpindah ke tempat yang lebih membutuhkan.
Baca Juga: Warga: Banjir Surut 6 Jam yang Diucap Anies Tak Berlaku di Cipinang Melayu
Sebab, di sisi lain ada beberapa wilayah yang kekurangan air dan sangat membutuhkan datangnya hujan.
Sebagaimana sabda Rasulullah dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, berikut doa agar hujan reda:
"Allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa, allahumma ‘alal aakaami wadh dhiroobi, wa buthuunil audiyati, wa manaabitisy syajarati."
Artinya:
"Ya Allah berilah hujan di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya Allah berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menubuhkan pepohonan."
Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan doa untuk menghindari musibah seperti yang diriwayatkan dalam hadis Abu Daud dan Tirmidzi dan Utsman bin Affan RA, sebagai berikut:
Berita Terkait
-
Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Jam Berapa Bisa Melihat Hujan Meteor Arietid 10 Juni 2026? Ini Waktu Terbaik Mengamatinya
-
9 Wilayah Indonesia Terkena Tsunami Kecil Usai Gempa M7.7 di Filipina, Gempa Trending
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya