SuaraJakarta.id - Pemerintah Pusat menyatakan Jakarta tak lagi masuk dalam zona merah atau wilayah rawan tertular Covid-19. Hanya tersisa 16 Kabupaten/Kota yang masih masuk zona merah.
Kendati demikian, hal itu tidak serta-merta menjadikan Jakarta sudah aman dari penularan virus Corona. Tercatat masih ada 82 RW yang masuk zona rawan atau berisiko tinggi terpapar Covid-19.
Hal ini diketahui dari data jumlah RW zona rawan yang dipublikasi lewat situs penyedia informasi seputar Covid-19 Pemprov DKI, corona.jakarta.go.id. Ke-82 RW itu tersebar di seluruh wilayah kota administrasi Jakarta.
Dari data tersebut, RW zona merah paling banyak berada di Jakarta Selatan dengan jumlah 41 RW. Disusul Jakarta Pusat dengan 16 RW.
Lalu di Jakarta Barat ada 13 RW, Jakarta Timur 6 RW, Jakarta Utara 4 RW, dan Kepulauan Seribu 2 RW.
Secara keseluruhan dari 82 RW itu, tercatat jumlah pasien corona aktif di Jakarta sampai saat ini berjumlah 2.463 orang. Selain itu terdapat 110 tempat karantina yang disediakan.
Pasien Covid-19 aktif paling banyak tinggal di kawasan Jakarta timur dengan jumlah 652 orang. Selanjutnya ada 545 pasien di kawasan Jakarta Selatan.
531 lainnya ada di Jakarta Barat, 385 orang Jakarta Utara, dan sisanya sebayak 352 pasien berdomisili di Jakarta Pusat.
Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengungkapkan terjadi penurunan jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam zona risiko tinggi alias zona merah Corona. Tetapi zona oranye masih banyak.
Baca Juga: Wakil Gubernur Bersyukur Jakarta Tak Lagi Zona Merah Covid-19
Dilansir dari Covid19.go.id per 21 Februari 2021, zona merah saat ini berjumlah 16 kabupaten/kota atau 3,11 persen, pekan sebelumnya 44 kabupaten/kota.
Meski begitu, jumlah kabupaten/kota yang masuk dalam resiko sedang atau oranye naik dari 359 menjadi 389 kabupaten/kota.
Sementara, zona resiko rendah atau kuning menjadi 95 kabupaten/kota. Kemudian zona hijau atau zona hijau tidak ada kasus 11 kabupaten/kota dan tidak terdampak 3 kabupaten/kota.
Berikut daftar zona merah Covid-19 di Indonesia per 21 Februari 2021:
- Sulawesi Selatan: Kota Palopo
- Nusa Tenggara Timur: Kota Kupang, Kota Mataram
- Kalimantan Tengah: Gunung Mas, Kota Palangkaraya, Kotabaru
- Jawa Tengah: Banyumas, Purbalingga, Klaten
- Jawa Barat: Kota Bekasi
- Daerah Istimewa Yogyakarta: Kulon Progo, Bantul
- Bali: Kota Denpasar, Badung, Gianyar, Bangli
Berita Terkait
-
Gaya-gayaan Ngaku Polisi dan Todong Warga, Pria di Duren Sawit Habis Dikeroyok Massa!
-
Potret Dunia Lewat Imajinasi 130 Seniman di JICAF 2026
-
Jerit Pedagang Rawa Belong Tercekik Galian Trotoar, Sudin Bina Marga Janji Tuntas Desember
-
Air PAM Rawa Badak Normal Kembali, Warga Keluhkan Masih Keruh Diduga Campur Lumpur
-
Nestapa Pedagang di Rawa Badak Imbas Air Mati 2 Minggu: Usaha Mandek, Tiap Hari Angkut Ember
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum