SuaraJakarta.id - Aksi pungutan liar atau pungli terhadap sopir truk di gerbang menuju proyek pembangunan Apartemen Serpong Garden, Cisauk, Tangerang, viral di media sosial.
Salah satu warga yang tak jauh dari tempat kejadian perkara saat ditemui SuaraJakarta.id—grup Suara.com—mengatakan, aksi pungli itu sudah lama terjadi. Seiring pembangunan apartemen tersebut.
Warga tersebut mengatakan, aksi pungli itu dilakukan oleh sejumlah pemuda di sana.
Pungli itu menyasar ke para sopir truk yang mengangkut tanah galian yang dibuang oleh pihak pengembang.
Menurutnya, aksi pungli itu pun sudah biasa terjadi dan diklaim sudah disepakati antar pihak.
Yakni antara pengembang, pengambil tanah buangan dan pemuda sekitar. Hal itu pun tak dianggap masalah karena sudah ada kesepakatan.
"Apartemen kan banyak tanah galiannya, terus dibuang diangkut pakai truk. Ya itu (pungli) mah emang dari dulunya gitu. Setiap masuk pasti ada uang itunya. Itu mah (yang diunggah di Instagram) ada orang iseng aja kali. Karena di mana-mana sudah umum," katanya saat ditemui SuaraJakarta.id, Rabu (3/3/2021).
Warga tersebut pun membenarkan video aksi yang viral itu terjadi di depan gerbang proyek pembangunan Apartemen Serpong Garden.
"Ini mah baru lagi. Kan lama enggak ada, sekarang ada lagi muatan yang dibuangnya. Baru minggu ini, enggak tentu kan. Kalau lagi ada muatan yang dibuang aja. Biasanya malem, kan siang mah truk tanah enggak boleh lewat," bebernya.
Baca Juga: Penyandang Disabilitas Dianiaya di Warung Pecel Lele, Ini Nasib Pelakunya
Dia menuturkan, orang yang meminta uang ke para supir truk pun merupakan warga sekitar.
"Warga itu mah. Sudah pada tahu, sopir segala sudah tahu kok, sopir juga enggak ada masalah. Biasalah uang parkir, keamanan segala macam gitu," tuturnya.
"Kalau soal izin mah mungkin enggak diizinin sama polisi. Tapi kan emang sudah ACC semua itu mah. Mungkin tadinya juga sudah dirapatin masalah gituan mah. Kalau istilahnya dibilang oknum mah sama polisi mungkin di itu (diamankan) juga. Kan kalau mau ada buang tanah, rapat dulu, gimana baiknya," sambungnya.
Terpisah, Kapolsek Cisauk AKP Fahad mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan soal adanya pungli tersebut.
"Nanti aja tunggu rilis, masih proses," singkatnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Hina Pakar Goblok, Artis Ini Sindir Telak: Padahal Beliau 2+8 Aja 11
-
Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?
-
Musim Kemarau Bikin Sungai Cisadane Surut
-
Mendadak Viral di Video Seskab Teddy saat Peresmian LRT, Ini Sosok Dirut Jakpro!
-
Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk