SuaraJakarta.id - Seorang wanita yang viral pamer mobil menggunakan plat dinas TNI yang belakangan diketahui plat palsu, akhirnya memberikan klarifikasinya.
Wanita yang belum diketahui identitasnya itu meminta maaf kepada jajaran TNI dan juga seluruh rakyat Indonesia.
Video permintaan maaf wanita tersebut pun viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @camerapenjurunews, Rabu (3/3/2021) malam.
"Assalammualaikum wr wb. Saya sebelumnya meminta maaf atas ketidaknyamanan kepada seluruh warga Indonesia, dan atas beredar luasnya video viral saya yang lagi viral banget mengenai plat dinas. Itu saya katakan bahwa, mohon maaf sekali, itu sebenarnya plat dinas palsu alias bodong. Dan saya membuat itu di Kota Bandung," ujarnya dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Kamis (4/3).
Dalam video itu, tampak wanita tersebut didampingi seorang lelaki yang memakai baju batik.
"Atas ketidaknyamanannya saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Indonesia, kepada jajaran satuan TNI, dan semua yang berkaitan, saya minta maaf dan saya janji tidak akan mengulanginya lagi. Dan saya juga di sini sangat menyesal atas kekhilafan saya," pungkasnya.
Video permintaan maaf wanita pamer mobil dinas TNI berdurasi 56 detik itu mendapat ragam komentar dari warganet.
Warganet umumnya menyebut permintaan maaf saja tak cukup. Namun juga proses hukum harus berlanjut.
Sebab, wanita viral pamer plat mobil dinas TNI yang belakangan diketahui plat palsu itu, dianggap sudah mencoreng nama besar TNI.
Baca Juga: Mobil Berplat TNI Viral Jadi Bahan Pamer Seorang Wanita, Ternyata Palsu
Seperti salah satunya yang ditulis akun @a_r_h***. "Proses hukum, untuk menjaga marwah dan martabat TNI. Seenaknya bawa-bawa TNI," tulisnya.
"Nah ini sudah pemalsuan nih. Mencoreng nama besar mabes TNI," netizen lain @eric*** menimpali.
"Minta maaf udah kelar kah...Lha itu memalsukan yang berhubungan dengan instansi negara,,,,fix selanjutnya apa...terus tujuan dia bikin tuh video viral apa,,sampai memalsukan plat begitu...sumpah ..bingung....kalau itu warga dari kalangan biasa-biasa saja...auto ciduk..kena pasal,,dan penjara..paling gak kena bogem mentah dulu....lha ini .... Sumpah bingung...," @hee*** ikut mengomentari.
"Tetap harus berjalan hukumnya, kan plat palsu," tulis rez*** dengan me-mention ke akun Instagram Divisi Humas Polri.
Viral di Medsos
Diberitakan sebelumnya, beredar viral di medsos dan WhatsApp sebuah video seorang wanita tengah pamer mobil Toyota Camry warna hitam berplat dinas TNI.
Berita Terkait
-
Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada
-
Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan
-
Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
-
Babak Baru Skandal Biksu Mesum Thailand: Peran Besar Wanita di Video Viral Gelapkan Dana Rp114 M
-
Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar