SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta melalui Perumda Pembangunan Sarana Jaya melanjutkan program rumah DP Rp 0 di tengah kisruh soal kasus korupsi Direktur Utama nonaktif, Yoory C Pinontoan. Dua lokasi proyek masih terus digarap.
Plt. Direktur Utama Sarana Jaya, Indra S. Arharrys mengatakan dua proyek di area Pondok Kelapa dan Cilangkap tidak berkaitan dengan pemberitaan saat ini.
Karena itu pihaknya tak terganggu karena kisruh saat ini.
"Pemberitaan yang marak saat ini terkait DP 0 Rupiah kami pastikan bukan di proyek Pondok Kelapa dan Cilangkap. Kedua proyek tersebut tidak ada kaitannya dengan pemberitaan saat ini," ujar Indra dalam keterangan tertulis, Rabu (10/3/2021).
Menurut Indra, proses konstruksi masih terus berjalan sampai saat ini tanpa hambatan. Groundbreaking pun sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu.
"Kami akan tetap meneruskan kegiatan pembangunan proyek di Pondok Kelapa dan Cilangkap sesuai jadwal yang telah ditetapkan," tuturnya.
Adapun Indra merupakan Direktur Pengembangan Sarana Jaya yang ditunjuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai Plt Dirut Sarana Jaya sesuai Keputusan Gubernur Nomor 212 Tahun 2021 tentang Penonaktifan Direktur Utama dan Pengangkatan Direktur Pengembangan sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Sarana Jaya.
Humas Perumda Sarana Jaya, Yulianita Rianti mengatakan, pemasaran untuk rumah DP Rp 0 di Nuansa Pondok Kelapa masih terus berjalan. Pembangunan di Cilangkap diperkirakan selesai sesuai target.
"Terutama untuk proyek Rumah DP 0 Rupiah. Saat ini Sarana Jaya tetap fokus dalam melakukan pemasaran Rumah DP Rupiah, Nuansa Pondok Kelapa, yang telah hadir dan siap memenuhi kebutuhan warga Jakarta akan tempat tinggal yang aman dan nyaman," katanya.
Baca Juga: Yoory Jadi Tersangka KPK, Program Rumah DP Rp 0 Diklaim Jalan Terus
Diketahui di Pondok Kelapa, terdapat dua proyek yaitu Menara Samawa yang merupakan Hunian DP 0 Rupiah dan Menara Apartemen Swasana.
Hunian DP 0 Rupiah Menara Samawa dibangun satu tower yang memiliki 780 unit hunian dengan tipe satu kamar dan tipe dua kamar.
Sedangkan Menara Apartemen Swasana saat ini masih dalam proses pembangunan.
Di Cilangkap, Menara Samawa, produk terbaru program rumah DP Rp 0 Nuansa Cilangkap mulai dibangun pada akhir 2019.
Rencananya Menara Samawa terdiri 24 lantai dengan total 800 unit hunian yang terdiri dari tipe studio dan tipe dua kamar.
Berita Terkait
-
Jelang Idul Adha, Pemprov DKI Pastikan Stok dan Harga Hewan Kurban Aman
-
TPST Bantargebang Tutup 2027, Pemprov DKI Bakal Beri Insentif ke RW yang Lakukan Pemilahan Sampah
-
Jakarta Mau Jual Obligasi Daerah, Warga Kini Bisa Ikut Bangun Ibu Kota
-
Raup Rp3,5 Miliar tapi Cuma Setor Rp711 Juta? Stafsus Pramono Buka Suara soal Parkir Blok M Square
-
Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus
-
Review Sepatu Lari Carbon Plate Lokal: Worth It Nggak Buat Pelari Pemula, Cuma Lari 5 KM?
-
Jangan Kredit Mobil Dulu, Hitung-hitungan Ini Membuat Banyak Warga Jakarta Berubah Pikiran