SuaraJakarta.id - Tewasnya warga negara Jerman dan istrinya di kediaman mereka di Perumahan Giriloka 2, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (13/3/2021) dini hari, membuat para kolega terkejut.
Hal ini seperti diungkapkan rekan korban, Meli Hutagalung. Ia tak menyangka, Kurt Emil Nonnenmacher (85), WN Jerman, dan istrinya Naomi Simanungkalit (33) tewas diduga dibunuh.
Meli yang merupakan teman arisan Naomi mengaku, baru mengetahui kabar pembunuhan itu pada Sabtu (13/3/2021) pagi dari grup WhatsApp arisan.
"Katanya Ibu Naomi dan suaminya meninggal dibunuh di rumahnya. Kita baru tahu tadi pagi digrup," katanya saat menyambangi kediaman korban, Sabtu (13/3/2021).
Menurutnya, Naomi merupakan sosok ibu rumah tangga yang baik dan tak memiliki musuh.
"Enggak-enggak punya musuh, orangnya baik. Ramah, suaminya juga ramah," ungkapnya.
Meli yang tinggal di Puspita Loka Serpong menuturkan, terakhir kali bertemu dengan Naomi dua bulan lalu.
Mereka jarang bertemu akibat pandemi Covid-19 sehingga keduanya membatasi pertemuan.
"Saya terakhir komunikasi dua bulan lalu. Itu juga jumpa di supermarket. Enggak nyangka, sekarang dapat kabar terakhir meninggal. Kaget, beneran enggak nyangka," tuturnya.
Baca Juga: Bentrok Antar Ormas di Serpong Tangsel, Polisi Bersenjata Disiagakan
Dia pun mengutuk aksi keji yang dilakukan terduga pelaku pembunuhan tersebut. Pasalnya, keduanya tewas dibacok menggunakan senjata tajam di rumahnya sendiri.
"Sadis banget, kejam. Kenapa mesti begitu perlakuannya. Kejam pokoknya," pungkasnya.
Identitas Pelaku
Sebelumnya diberitakan, pihak kepolisian sudah berhasil mengantongi identitas terduga pelaku pembunuh WN Jerman dan istrinya di Serpong Tangsel tersebut.
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, polisi sudah mengangongi identitas pelaku pembunuhan WN Jerman dan sang istri.
"Tersangkanya kita sudah ada. Tim yang kita bentuk, usai ada kejadian dan olah TKP, mengarah kepada satu tersangka," kata Iman ditemui di ICE BSD, Sabtu (13/3/2021).
Berita Terkait
-
Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?
-
Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
-
Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP
-
Kemen PPPA Minta Pembunuh Ibu-Anak di Madiun Dihukum Setimpal: Pakai UU Perlindungan Anak
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald