SuaraJakarta.id - Polresta Bandara Soekarno-Hatta membebaskan tersangka, RA penyayat leher perawatnya, Deri Winanto (32). Itu lantaran pelaku alami gangguan jiwa akut.
Kasatreskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yurikho mengatakan, pembebasan penyayat leher perawat itu berdasarkan hasil observasi pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Jiwa Soehaeto Heerdjan, Jakarta Barat.
"Yang bersangkutan mengalami gangguan kejiwaan akut yang memerlukan perawatan berkelanjutan," ujar Alex dalam keteranganya, Selasa (16/3/2021) malam.
Alex mengatakan saat ini RA masih berada di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan.
Sebab pihak keluarga meminta untuk dilakukan perawatan terlebih dahulu.
"Untuk RA sesuai dengan permintaan keluarga dilakukan perawatan kembali di Rumah Sakit Jiwa Dr. Soeharto Heerdjan," katanya.
Atas dasar ini, pihak korban memilih untuk tidak menuntut tindakan RA.
Menurutnya, pelaku tidak bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya, lantaran mengalami gangguan jiwa akut.
"Tidak menuntut karena tahu keadaan tersangka yang tidak dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya karena gangguan kejiwaan," tutupnya
Baca Juga: Di Luar Dugaan! Jawaban ODGJ Soal Narkoba Bikin Warganet Tercengang
Sebelumnnya diberitakan, Polisi melakukan pembataran penahanan—penundaan penahanan sementara—terhadap RA (19), pelaku penganiayaan perawat pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), Deri Winanto (32).
Hal ini dikarenakan pelaku sedang dilakukan observasi di RS Jiwa Dr Soeharto Heerdjan Grogol, Jakarta Barat, Jumat (26/2/2021) malam WIB.
"Pelaku (jika hasil observasi dinyatakan ganguan jiwa) maka melalui mekanisme gelar perkara kemungkinan besar akan dihentikan proses penyidikan," ujar Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta, Kompol Alexander Yurikho dalam keterangannya, Minggu (28/2/2021)
Alex juga menjelaskan kronologi penyerangan yang terjadi di area parkir mobil Terminal II Bandara Soetta, Tangerang, pada Jumat (26/2) dini hari.
Alex menyebut jika peristiwa itu bermula saat pelaku cekcok dengan orang tuanya dan ngotot untuk berlibur ke Bali pada Kamis (25/2) sore.
Selanjutnya, orang tua RA menghubungi Deri, perawat pelaku di Yayasan Dhira Suman Tritoha yang menangani penderita gangguan kejiwaan dan ketergantungan narkoba. Mereka selanjutnya menuju Bandara Soekarno-Hatta.
Tag
Berita Terkait
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Bandara Soetta Hingga Halim Masih Ditutup Hingga Jam 12 Malam
-
4 Bandara Bersih dari Abu Vulkanik, Soekarno-Hatta hingga Husein Sastranegara Bisa Segera Dibuka
-
Buntut Abu Vulkanik Anak Krakatau, Bandara Soetta dan Halim Masih Tutup hingga Sore
-
Operasional Bandara Soetta dan Halim Masih Ditutup Hingga Jam 6 Sore
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Investasi Syariah Jadi Alternatif, BRI Tekankan Pentingnya Strategi Kelola Portofolio
-
Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit
-
Jelajahi Blok M Hub Bareng BRIZZI ARKIV, Ada Kuliner, Seni, dan Hadiah Menarik
-
Akses Suporter Terpisah, Pemkab Kediri Bangun Jalan Menuju Stadion GDJ
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga