SuaraJakarta.id - Ojek online terduga teroris ditangkap di Ciputat pakai baju Habib Rizieq. Penangkapan dilakukan Densus 88.
Penagkapan ojek online terduga teroris itu dilakukan di Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Senin (29/3/2021).
Ojek online teroris itu berinisial AJ berusia 47 tahun. Pria tersebut diamankan di kontrakannya di Jalan Cirendeu IV, RT 02 RW 01 Ciputat Timur. AJ diketahui sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online.
Hal itu dibenarkan oleh sejumlah tetangga terduga pelaku AJ di kontrakan Griya NMN Cirendeu.
Salah satunya diungkapkan oleh IR (52) istri dari pengurus kontrakan tersebut. Dirinya mengaku, kaget adanya penangkapan dan penggeledahan salah satu penghuni di kontrakannya itu.
"Iya kaget banget mas. Tiba-tiba rame banyak polisi dateng ke sini dan nangkep Pak AJ," katanya kepada SuaraJakarta.id, Selasa (30/3/2021).
Sampai saat ini, dia masih tak menyangka bahwa AJ merupakan salah satu terduga jaringan terorisme. Hal itu, lantaran sosok AJ dikenal cukup baik dan sopan.
"Iya masih nggak nyangka, soalnya orangnya baik, sering ngobrol sama tetangga. Sopan juga," ungkapnya.
Sehari-sehari, AJ diketahui berprofesi sebagai driver ojek online.
Baca Juga: Sidang Habib Rizieq Dijaga Ketat Usai Penangkapan Terduga Teroris Jakarta
"Kerjaanya ojek online, sama bikin ketapel juga. Dia sama istrinya juga jualan di Situ Gintung," jelas IR.
Senada diungkapkan tetangga lainnya yang meminta namanya juga diinisialkan RH. Ibu berusia 47 tahun itu pun ikut terkejut adanya penangkapan salah satu penghuni kontrakan tersebut.
RH mengaku, sempat melihat AJ diringkus oleh tim Densus 88 Antiteror Polda Metro Jaya yang memakai pakain preman.
"Iya kemarin anggota polisinya banyak, ada 30 orang lebih. Pakai pakaian preman. Pak AJ ditangkap dari dalam rumahnya, tangannya diiket begini," kata RH sambil menirukan tangan AJ yang diiket ke belakang.
RH yang sempat menyaksikan penangkapan itu menuturkan, sempat mendengar percakapan AJ dengan polisi. Saat itu, AJ tengah tertidur di dalam kontrakannya.
"Pas lagi ditangkep Pak AJ itu sempet nannya 'Ngapain tangkep saya, salah saya apa?'. Terus polisinya ngeliatin foto di handphone. 'Lihat foto ini, enggak bisa ngelak lagi," tutur RH menirukan percakapan saat penangkapan AJ.
Berita Terkait
-
Celios Soroti Rencana Ojol Masuk UMKM: Jangan Sampai Perlindungan Sosial Terabaikan
-
DPR Dorong Finalisasi Perpres Ojol Akhir Agustus Ini, Perkuat Perlindungan Pengojek dan Kurir
-
Bukan Cuma Angkut Orang, Perpres Ojol Akan Atur Tarif Barang dan Makanan
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun
-
NHM Optimalkan Sistem Daur Ulang Air di Tambang Gosowong untuk Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan
-
BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan