SuaraJakarta.id - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), pengelola Tambang Emas Gosowong, mengirimkan personel Emergency Response Team (ERT) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut 15 Agustus 2026. Gempa menyebabkan kerusakan di sejumlah wilayah dan berdampak pada kehidupan masyarakat, mendorong NHM untuk hadir memberikan dukungan kemanusiaan.
Setibanya di NTT, Tim ERT NHM bergabung dengan Tim ESDM Siaga Bencana untuk mendukung penanganan darurat dan pelayanan kesehatan di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai. Tim yang diberangkatkan pada 20 Agustus 2026 ini terdiri dari Zakaria Barham (Ketua Tim), Aristo Elly (rescuer), dan Elia Samue Paliaky (paramedis), dengan membawa perlengkapan rescue dan obat-obatan. Bersama Tim ESDM Siaga Bencana, mereka berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memetakan kondisi dan kebutuhan mendesak masyarakat serta pengungsi, sekaligus menyalurkan bantuan obat-obatan ke Posko Medis.
Hasil koordinasi dan asesmen menjadi dasar dalam menentukan prioritas bantuan berikutnya agar dukungan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak. Selain distribusi obat-obatan, Tim ERT NHM turut mendukung pelayanan kesehatan dasar dan dukungan psikososial, melakukan asesmen kerusakan dan kebutuhan darurat, serta memberikan edukasi mengenai keselamatan dan mitigasi bencana kepada masyarakat.
“Kehadiran kami di Nusa Tenggara Timur bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa kepedulian dan semangat kemanusiaan. Kami ingin masyarakat yang terdampak gempa merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Kami hadir untuk membantu sesuai kemampuan kami dan memberikan dukungan terbaik bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit ini,” ujar Zakaria Barham.
Di lapangan, Tim ERT NHM menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses jalan yang terdampak bencana, keterbatasan jaringan komunikasi, hingga kondisi cuaca yang berubah-ubah. Namun, melalui koordinasi bersama Tim ESDM Siaga Bencana, pemerintah daerah, dan relawan, dukungan medis dan logistik dapat terus disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bagi NHM, keterlibatan ini bukan hanya tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang hadir bersama masyarakat di saat mereka membutuhkan dukungan. Tim ERT NHM dijadwalkan bertugas hingga 26 Agustus 2026 untuk mendukung pelayanan dan penanganan darurat di wilayah terdampak.***
Berita Terkait
-
NHM Optimalkan Sistem Daur Ulang Air di Tambang Gosowong untuk Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan
-
FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald