SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjanjikan untuk merevitalisasi 27 unit hunian yang terbakar di Jl Kembang V, Kwitang, Jakarta Pusat, pada Sabtu (13/3/2021) lalu.
Anies mengatakan, revitalisasi akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai unsur untuk berkolaborasi membantu warga terdampak agar bisa mendapatkan hunian baru usai kebakaran.
"Ketika musibah kebakaran terjadi, pada saat itu ada keluarga-keluarga yang kehilangan tempat tinggal, harta benda, tetapi kami semua tahu yang hilang adalah barang, yang Insyaallah nantinya bisa mendapatkan ganti yang lebih baik. Dengan rancangan rumah yang lebih baik, kawasan dengan fasilitas yang lebih lengkap, serta bisa menjadi pemukiman yang jauh lebih nyaman dan sehat sebelum terjadinya musibah tersebut," ujar Anies dalam keterangannya, Jumat (2/4).
Menurut Anies, musibah kebakaran yang menimpa warga dapat menjadi refleksi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dan mendorong respon cepat kolaborasi pemerintah bersama berbagai pihak menghasilkan perencanaan revitalisasi di kawasan perumahan warga tersebut.
Baca Juga: Anies Klaim JakLingko Jadikan Warga Jakarta Lebih Sejahtera dan Lebih Hemat
"Baik dari Baznas Bazis, Pemprov DKI (Kota Jakarta Pusat) juga pihak swasta (Intiland). Ini merupakan kolaborasi yang harus kita kembangkan di berbagai tempat lainnya. Bahwa kita mengalami kesulitan seperti sekarang, maka masing-masing kita harus turun tangan," ucap Anies.
Anies menyebutkan kolaborasi ini melibatkan pihak yang peduli terhadap kondisi masyarakat akibat musibah kebakaran, dengan direalisasikan seperti menyumbang sumber daya yang dimiliki satu sama lainnya. Hal ini karena bahwa bukan hanya rumahnya saja yang dibangun, tapi rancangannya juga disiapkan dengan matang.
Anies juga berharap agar pengerjaan revitalisasi Kampung Kwitang tersebut dapat selesai sesuai target dan bisa menjadi lokasi percontohan sebuah kawasan (kampung) yang hidup beraktivitas dengan mendasarkan pada nilai-nilai yang diyakini, dijaga dengan baik di suatu wilayah.
"Perlu diingat proses pembangunan harus tetap berpatokan kepada on schedule, on budgeting, serta on quality dan ditarget selesai sebelum Idul Firti. Kepada yang bekerja saya sampaikan terima kasih, semoga proses pengerjaan segera tuntas, Insya Allah semuanya bisa merasakan hunian baru saat merayakan Idul Fitri," tuturnya.
Proses revitalisasi tersebut dimulai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan pada Rabu (31/3) lalu dengan dihadiri Gubernur Anies Baswedan; Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma; Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi beserta jajarannya; Ketua Baznas Bazis DKI Ahmad Luthfi Fathullah; Habib Lutfi; Habib Ali Bin Abdurrahman Al-Habsyi; Pimpinan PT. Intiland Development; Perwakilan Pimpinan Aetra, serta tokoh masyarakat lainnya. (Antara)
Baca Juga: Ganjar Teratas Capres 2024, SMRC: Tetap Butuh Kerja Ekstra di Tim Ganjar
Berita Terkait
-
Siapa yang Paling Menghibur? Prabowo dan Anies Ikut Tren Joget Velocity
-
Alasan Anies Baswedan Tak Hadir Open House Presiden Prabowo di Istana Merdeka
-
Bersyukur Muslim di Indonesia Kompak Berlebaran Hari Ini, Anies: Insya Allah Perkuat Persaudaraan
-
Cerita Mistis Anies Baswedan Tubuh Keluarkan Beling, Muncul Bau Anyir di Rumah
-
Soal Revisi UU TNI Gibran Rakabuming Kemana? Sikapnya Dibandingkan Anies Beswedan
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga