SuaraJakarta.id - Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK tambah 8 polisi jadi pegawai KPK. Mereka ditarik dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Mereka ditempatkan memperkuat jajaran Kedeputian Penindakan.
"KPK kembali menambah delapan personel dari unsur kepolisian untuk memperkuat jajaran Kedeputian Penindakan terdiri dari dua orang penyelidik dan enam orang penyidik," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/4/2021).
Ketua KPK Firli Bahuri juga telah melantik delapan orang tersebut di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat.
Sebelumnya, mereka telah mengikuti serangkaian seleksi oleh pihak ketiga yang independen, pendidikan pembentukan penyidik KPK pada 15 Februari-3 Maret 2021, dan induksi pegawai baru pada 15-19 Maret 2021 yang diselenggarakan oleh Pusat Edukasi Antikorupsi KPK.
Pada Rabu (24/2), Firli juga telah melantik 11 Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang bersumber dari Kejaksaan Agung (Kejagung).
Diketahui, KPK mendapatkan tambahan 19 pegawai yang bersumber dari Kejagung 11 orang dan Polri delapan orang setelah melalui proses seleksi untuk memperkuat bidang penindakan KPK baik Direktorat Penyelidikan, Penyidikan, dan Penuntutan.
19 pegawai tersebut sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi setelah melalui tahapan proses seleksi administrasi, potensi, asesmen, Bahasa Inggris, dan kesehatan yang dilaksanakan oleh pihak ketiga yang independen dan tahap akhir berupa wawancara dengan struktural penindakan dan pimpinan KPK. (Antara)
Baca Juga: Mayat Pria Norwegia Ditemukan di Apartemennya Setelah Sembilan Tahun
Berita Terkait
-
Fakta Baru Kematian Eks Istri Polisi di Medan: Keluarga Temukan Luka, DPR Siap Kawal
-
Tiba di Kejagung Kenakan Rompi Pink, Febrie Adriansyah Lempar Senyum Tipis Sebelum Diperiksa Tim 9
-
Tinggalkan Rutan KPK untuk Diperiksa Kejagung, Febrie Adriansyah Akhirnya Pakai Rompi Tahanan
-
Senyum Tipis Febrie Adriansyah Saat Tiba di Kejagung, Tangan Terborgol dan Pakai Rompi Pink
-
Kenakan Rompi Tahanan dan Tangan Terborgol, Febrie Adriansyah Dibawa ke Kejagung untuk Diperiksa
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Hadapi Polusi yang Makin Kompleks, Aturan Kualitas Udara Jakarta Bakal Direvisi
-
BRI Consumer Expo 2026 Goes to PIK2: Banyak Promo Menarik untuk Pembelian Rumah dan Mobil Baru
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Teknologi AI Wearable Makin Berkembang, Rokid Hadir di DTI-CX 2026
-
5 Penyebab Masih Takut Speaking Meski Sudah Lama Belajar