SuaraJakarta.id - Felicia Tissue muncul lagi ungkap perasaannya. Sudah 4 bulan Felicia Tissue ditinggal Kaesang Pangarep, anak Presiden Jokowi. Kini Felicia Tissue bukan hanya ganti profil Instagram, tapi juga postingan.
Dalam postinganya, Felicia Tissue mengungkapkan kata-kata bijak. Yaitu "lidah lebih tajam daripada pedang'.
Dengan menggunakan bahasa Inggris, Felicia Tissue banyak mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah menyemangatinya selama ini. Felicia Tissue mengunggah foto cantik dirinya sedang tersenyum lebar di depan kamera.
“Saya sudah lama ingin mengucapkan “Terima kasih”. Terima kasih telah berempati dan kata-kata penyemangat kalian. Saya yakin masing-masing dan setiap dari kalian sedang berperang dalam hidup kalian sendiri. Namun tetap saja, kalian menunjukkan kepedulian, perhatian & berdoa untuk seseorang yang bahkan tidak kalian kenal secara pribadi,” begitu keterangan yang dituliskan Felicia Tissue di Instagram dilansir Hops pada Senin, 19 April 2021.
Dukungan dan semangat yang diberikan untuknya sangat berarti.
Kata-kata dari para penggemar membuat Feli tak putus asa dan justru menerima perubahan dalam hidupnya.
“Apa yang kalian lakukan mungkin terlihat sepele oleh beberapa orang tetapi sebenarnya itu sangat memengaruhi saya karena kata-kata kalian memberdayakan saya. Tindakan sederhana kalian yang membuat saya tersentak untuk berhenti putus asa, menerima perubahan & menyadari bahwa tidak semua badai datang mengganggu hidup kalian, melainkan untuk membersihkan jalan kalian. Saya mendapatkan kembali kepercayaan saya pada kemanusiaan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Felicia Tissue juga mengungkapkan alasan mengapa dirinya tidak menggunakan bahasa Indonesia dalam menyampaikan perasaannya.
Felicia Tissue ingin menyampaikan isi hatinya dengan sebaik mungkin. Ia memiliki prinsip untuk bisa bertanggungjawab atas setiap kata yang diucapkannya.
Baca Juga: Terpesona Aksi Yakob Sayuri, Kaesang Tebar Kode bakal Boyong ke Persis Solo
“Bukanya saya gak mau ngetik dalam Bahasa Indonesia, tetapi karena saya ingin bisa menyampaikan isi hati saya sebaik2 mungkin. Prinsip hidup saya itu kata yg kita ucapkan itu harus kita bisa pertanggung jawabkan. Perkataan itu mempunyai kekuatan utk membantu, menyakiti, menghina, …etc,” ucapnya.
“Seperti pepatah “lidah lebih tajam daripada pedang”. Dan kepenting keduanya itu “cara penyampaian”.
Jadi kalo saya lebih banyak menggunakan inggris, mohon pengertianya. Tapi saya jg akan mencoba menggunakan bahasa Indonesia biar bisa saling mengerti dan poles bahasa saya jg..haha,” pungkas Felicia Tissue.
Berita Terkait
-
Jokowi Kunjungi Padepokan Anti Galau Cirebon, Hadiri Khitanan Anak Ustaz Ujang Busthomi
-
Jokowi Diminta Jadi Saksi Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Serahkan Keputusan ke Hakim
-
Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi
-
Jokowi Umumkan Kuota Haji Tambahan, Fuad Hasan Langsung Telepon Dito Ariotedjo
-
Disebut Paling Tahu, Hakim Diminta Hadirkan Jokowi di Sidang Kasus Kuota Haji
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar