SuaraJakarta.id - Nasib nahas dialami seorang bocah di Palmerah, Jakarta Barat. Ia diserang monyet liar saat sedang bermain dengan temannya.
Insiden itu terekam kamera CCTV warga dan viral di media sosial, Jumat (23/4/2021).
Video viral itu salah satunya diunggah akun Instagram @camerapenjurunews.
"Anak kecil diserang monyet di Palmerah Jakarta Barat. Kini monyet sedang dalam penangkapan oleh warga, Kamis, 22/04/21," demikian narasi dalam video tersebut.
Dalam rekaman CCTV tersebut tampak jelas bocah itu awalnya tengah bermain dengan kedua temannya.
Tetiba tanpa disadari, seekor monyet dari belakang mengendap-endap lalu menggigit kepala bocah tersebut.
Sontak bocah tersebut kaget dan kesakitan hingga beberapa kali guling-guling di tanah, berharap monyet tersebut melepaskan gigitannya.
Sementara dua rekan bocah tersebut lari tunggang langgang ketakutan. Beruntung seorang pria dewasa datang menyelamatkan bocah malang itu.
Dengan menggunakan sebuah helm, pria itu berhasil membuat monyet liar itu melepaskan cengkeraman kepada bocah tersebut.
Baca Juga: Niat Mau Masak Daging Sapi, Wanita Ini Mendadak Ragu Pas Lihat Wujudnya
Berdasarkan akun tersebut, bocah malang itu harus mendapatkan 22 jahitan di kepalanya yang sobek karena gigitan monyet.
Sedangkan monyet liar itu diduga milik seorang warga yang berprofesi sebagai dukun di kawasan Palmerah, Jakbar.
Video viral ini mendapat ragam komentar dari warganet. Umumnya bersimpati dengan korban gigitan monyet tersebut.
"Ya Allah linu liat kondisi korban.. Semoga cepat pulih yaa. Btw itu monyet dari mana asal usulnya?? Kok di Jakarta Barat ada monyet liar padahal jauh dari hutan," tulis @arul.rfa.
"Astaghfirullahaladzim. Si anak sampai luka parah di bagian Kepala. Semoga cepat sehat dan pulih. Untuk warga setempat bisa usut pemilik monyetnya," tulis @kokozy89.
Untuk menonton rekaman CCTV serangan monyet terhadap bocah di Palmerah tersebut, klik di sini.
Berita Terkait
-
Dipicu Masalah Asmara! Caddy Golf di Tangerang Dianiaya: Kepala Sobek, Kening dan Bibir Lebam-lebam
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Dukun Magang: Mengapa Horor Komedi Jadi Formula Paling 'Nagih' di Bioskop Indonesia?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi