SuaraJakarta.id - Polda Metro Jaya telah menyiapkan 31 titik pos penyekatan mudik Lebaran di Jabodetabek. Rinciannya 17 pos check point dan 14 titik penyekatan.
Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo dilansir dari Ayojakarta.com—jaringan Suara.com—Senin (26/4/2021).
"14 titik itu berada di gerbang keluar aglomerasi Jabodetabek. Kami akan melakukan pemeriksaan secara ketat terhadap semua kendaraan yang lewat, baik kendaraan penumpang maupun kendaraan pribadi, terutama dengan pengalaman modus-modus operandi dari para pemudik terdahulu, yang naik travel gelap, naik sepeda motor, naik didalam ambulan, sembunyi di bagasi bus, sembunyi di toilet bus, naik ke bak truk, semuanya akan kami periksa," jelas Sambodo.
Check point berada di dalam aglomerasi yang tersebar di Jabodetabek untuk meningkatkan ataupun melihat kepatuhan terhadap protokol kesehatan Covid-19.
"Ya, sehingga diharapkan mudah-mudahan pelaksanaannya tahun ini lebih ketat, lebih bagus dan masyarakat paling tidak lebih sadar untuk tidak mencoba-coba untuk mudik," ucapnya.
Pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan mudik Lebaran 2021. Namun masih banyak masyarakat yang tak menghiraukan larangan itu
Mereka tetap nekat untuk bertemu sanak keluarga di masa pandemi seperti ini.
Sambodo mengatakan, berdasarkan survei sementara, tercatat jumlah warga yang nekat melaksanakan mudik cukup banyak.
Meski sudah ada larangan mudik dari pemerintah, hasil survei menjelaskan ada sekitar 7 juta orang yang hendak pulang ke kampung halamannya saat Lebaran tahun ini.
Baca Juga: Begini Nasib Mobil Porsche yang Viral Terobos Jalur TransJakarta
"Kalau berdasarkan survei dari Litbang Departemen Perhubungan, memang masih ada sekitar tujuh juta orang yang memang tetap akan melaksanakan mudik," katanya.
Sambodo menjelaskan, petugas kepolisian terus memberikan sosialisasi larangan mudik tersebut kepada masyarakat. Ia berharap agar masyarakat tidak 'ngeyel'.
Berita Terkait
-
Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi
-
Cekcok Saat Main Bola, Dua Pemuda Cengkareng Nekat Siram Air Keras Hingga Masuk Sel
-
Stasiun Bekasi Timur Dibuka Lagi, KAI Pastikan Asepek Keselematan Sudah Terpenuhi
-
Polisi Gandeng KNKT Usut Kecelakaan Maut KRL Bekasi: Human Error atau Gagal Sistem?
-
Polisi Dalami Duagaan Human Error hingga Gangguan Sistem di Balik Kecelakaan Maut KRL-Argo Bromo
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Di Balik Sejarah Argo Bromo Anggrek, Kereta 'Raja Jalur Utara' yang Kini Jadi Sorotan
-
Persiapan Lari Maraton: Panduan Lengkap untuk Jaga Stamina
-
Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP