Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Selasa, 27 April 2021 | 03:50 WIB
Dokumentasi KRI Nanggala 402. (Instagram @fitra.eri)

Kapal selam ini membawa 53 orang yang terdiri dari 49 ABK, seorang komandan satuan, dan tiga personel senjata.

Kapal KRI Nanggala 402 hilang kontak saat komandan pelatihan hendak memberikan otoritas penembakan terpedo.

Panglima mengatakan status KRI Nanggala 402 telah menjadi subsunk (tenggelam) setelah tim pencari melakukan pencarian selama 72 jam.

Sejumlah pejabat menaburkan bunga dan melemparkan karangan bunga saat kegiatan Doa dan Tabur Bunga untuk KRI Nanggala 402 di perairan utara Bali, Buleleng, Bali, Senin (26/4/2021). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf]

Hari Sabtu (24/4) lalu adalah pencarian hari ketiga sejak KRI Nanggala-402 dinyatakan hilang kontak pada Rabu (21/4) dini hari di perairan sisi utara Pulau Bali.

Baca Juga: Terungkap, Ini Kronologi Lengkap KRI Nanggala 402 Tenggelam

Sabtu pagi juga merupakan batas akhir life support (pendukung untuk hidup) berupa ketersediaan oksigen bagi kru KRI Nanggala, yakni 72 jam, jika listrik dalam kapal mati total (black out).

Load More