Atraksi Badut
Interaksi antar Yahya dan murid-murid itu sesekali dilakukan. Seperti saat Yahya menunjuk sejumlah murid untuk mengulangi pelafalan ta'awudz yang dia ajarkan.
Meski ada beberapa murid yang belum sempurna melafalkan ta'awudz, Yahya selalu menyemangati mereka agar lebih menyempurnakan pelafalannya.
Di sela-sela pembelajarannya, Yahya memberikan sedikit aksi. Agar anak-anak tidak merasa bosan dengan pengajarannya.
Dia mengeluarkan sebuah buku berwarna hitam. Saat buku itu dibuka, muncul sedikit kobaran api. Dia lantas menutup buku itu.
Kemudian, Yahya membuka kembali bukunya dan tiba-tiba terbang sebuah merpati putih dari buku tersebut.
Tak terasa satu jam sudah berlalu. Kelas mengaji pun berakhir sekitar pukul 14.23 WIB.
Abu Nawas Moderen
Ditemui usai mengajar, Yahya mengaku terinspirasi mengajar ngaji dengan pakaian badut setelah mendapatkan pesan dari gurunya.
Baca Juga: Kembali Dibuka, Wawalkot Tangsel Ancam Tutup Bioskop Jika Langgar Prokes
Ketika itu, gurunya menyarankan Yahya untuk menjadi Abu Nawas yang moderen.
"Saya dalam mengajar ini, dari guru saya yang menyarankan saya menjadi sosok badut syariah," ujar Yahya.
"Kenapa? Karena guru saya punya pola pikir ingin saya menjadi Abu Nawas moderen, yang ceria dan jenaka, biar anak anak tambah ceria, tambah bersemangat dalam mengaji untuk datang ke majelis taklim ini, " sambungnya.
Yahya mengatakan mulai mengajar ngaji dengan pakaian badut sejak tahun 2010. Dirinya menceritakan bahwa anak-anak awalnya merasakan takut.
Namun, seiring berjalannya waktu, anak-anak sudah merasa tak takut lagi. Kini, mereka merasa senang dengan keberadaanya.
"Alhamdulillah, awalnya memang anak-anak ada yang takut. Tapi hanya 1-2 hari mereka sudah berani lagi. Mereka pun jadi sangat senang dengan kehadiran saya," tuturnya.
Berita Terkait
-
990 Menit Tampil Penuh, Media Malaysia Beberkan Alasan Pemain Ini Layak Dilirik John Herdman
-
Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet
-
Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di Serpong? Begini Kesaksian Jukir
-
300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata
-
Muhammad Toha Curi Perhatian Media Malaysia usai Tampil Solid Lawan JDT di Piala FA
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Investor Pasar Modal RI Tembus 32,7 Juta, BEI Hadirkan Edukasi Saham hingga ETF Emas
-
Tak Sekadar Membaca, Kreativitas Anak di Pesisir Jakarta Didorong Lewat Pojok Literasi
-
Perkuat Tata Kelola, Akses Layanan UMKM di Jakarta Kian Diperluas
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G