SuaraJakarta.id - Kasus pembegalan yang terjadi di Jalan Raya Pasar Minggu, Pejaten Timur, Pasar Minggu, tepatnya di sekitar SPBU Volvo menyasar dua korban, yakni M. Rizky (17) dan S. Triwibowo (22). Akibat insiden itu, Rizky mengalami luka robek di bagian kepala dan Triwibowo mengalami luka pada lengan kirinya.
Dalam kasus ini, total ada empat pelaku begal. Namun, satu di antaranya tewas usai tertangkap dan dihakimi warga yang melihat kejadian tersebut.
Sosok yang tewas adalah MN alias Bolang. Sementara ketiga rekannya, yakni IH alias Cosmas, AF alias Bogel, MF alias Ambon berhasil dibekuk polisi.
Para bandit jalanan itu tertangkap di Gang 100, Jalan Raya Lenteng Agung, tepatnya dekat Halte Politeknik Bunda Kandung, Jagakarsa. Tepat di pinggir jalan, Bolang akhirnya meninggal dunia usai dihakimi warga.
Seorang juru parkir di salah satu minimarket tak jauh dari lokasi Bolang tewas mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 02.30 WIB. Dia membenarkan jika pelaku berjumlah empat orang dan satu di antaranya tewas.
"Infonya sih pas jam-jam mau sahur. Satu meninggal di pinggir jalan depan halte," ungkap pria yang akrab disebut Babeh tersebut.
Menurut dia, Cosmas, bogel, dan Ambon berhasil diamankan oleh pihak kepolisian dari amukan massa. Oleh polisi, tiga bandit jalanan yang masih hidup itu dipindahkan ke sebuah bengkel tak jauh dari lokasi kejadian.
"Nah yang tiga lagi tuh sempat diamankan polisi ke bengkel. Kalau enggak mah bisa kaya yang satunya (Bolang) tuh," sambungnya.
Kronologi
Baca Juga: Bacok Pemotor di Jagakarsa, Bolang Begal Sadis Tewas Diamuk Massa
Kapolsek Pasar Minggu Komisaris Polisi Effi Zulkifli menjelaskan, awalnya Bolang dan ketiga rekannya itu mencegat pengendara sepeda motor bernama Muhammad Rizki saat melintas di depan SPBU Volvo Pasar Minggu, Rabu dini hari.
Dikutip dari Antara, para pelaku langsung membacok korban yang ketika itu sedang berboncengan dengan rekannya, Sujud Triwibowo. Rizki mengalami luka robek di kepala bagian kanan dan kiri sedangkan Sujud mengalami luka di lengan kiri.
Setelah melukai korban, para pelaku sempat membawa kabur sepeda motor korban jenis Honda Beat B-3994-EBV. Namun, pelarian para begal sadis itu terlihat oleh sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi. Para pelaku kemudian dikejar dan salah satu pelaku, Bolang terjatuh.
Pelaku pun menjadi bulan-bulanan warga hingga tewas. Usai diamuk massa, jenazah Bolang dibawa ke RS Polri. Sementara tiga pelaku lainnya yang ikut ditangkap warga kemudian dibawa ke Polsek Jagakarsa.
Setelah beberapa saat kemudian, ketiga pelaku diserahkan ke Polsek Pasar Minggu sesuai tempat kejadian.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita dua sepeda motor pelaku, dan dua celurit berukuran besar dan kecil. Tiga pelaku saat ini masih diperiksa lebih lanjut di Polsek Pasar Minggu.
Berita Terkait
-
Bacok Pemotor di Jagakarsa, Bolang Begal Sadis Tewas Diamuk Massa
-
Mau Beli Makanan Untuk Buka Puasa, Perempuan Asal Cianjur Diserang Begal
-
Melawan saat Motor Dirampas, Lady Biker Dibacok Begal
-
Aksi Begal Sadis di Jember, Korbannya Terluka Sabetan Sajam
-
Kelompok Begal Tembakkan Senjata Api saat akan Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus