SuaraJakarta.id - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengalihkan arus lalu lintas di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, hingga Lebaran. Hal itu sebagai salah satu langkah mengantisipasi lonjakan jumlah pengunjung.
"Kita lakukan rekayasa penutupan dan pengalihan arus di kawasan Tanah Abang," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dikonfirmasi.
Dia juga menambahkan rekayasa arus lalu lintas tersebut akan diberlakukan hingga Idul Fitri 1441 Hijriah.
Meski demikian pengalihan arus lalu lintas tersebut tidak diberlakukan selama 24 jam. Buka-tutup jalan di Pasar Tanah Abang akan disesuaikan dengan kepadatan arus lalu lintas.
"Buka tutup nantinya melihat kepadatan lalu lintas. (Pengalihan arus) Dilakukan sampai menjelang Lebaran," katanya
Ada sejumlah titik lokasi yang akan terimbas saat kebijakan tersebut diberlakukan. Salah satunya adalah daerah Petamburan ke arah Tanah Abang.
"Titik-titik yg ditutup antara lain Bongkaran, Petamburan arah Tanah Abang, Layang Jatibaru, Tanah Abang Blok G," ungkap Sambodo.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyambangi Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5).
Ketiganya menggelar inspeksi Pasar Tanah Abang setelah beredarnya video viral pengunjung Pasar Tanah Abang menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.
Baca Juga: Jadwal dan Rute TransJakarta ke Tanah Abang dari Stasiun Terdekat
Polda Metro Jaya bersama TNI telah mendirikan posko pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan masyarakat di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sebanyak 2.500 personel gabungan akan dikerahkan untuk mengawasi protokol kesehatan dan mengantisipasi lonjakan pengunjung di Pasar Tanah Abang.
Dalam kesempatan itu Anies menyarankan diberlakukan rekayasa arus lalu lintas di sekitar Pasar Tanah Abang.
"Kebijakan buka-tutup lalu lintas akan berjalan besok, pengendalian masuk keluar dari stasiun dan penertiban di jalan-jalan sekitar Tanah Abang mulai besok intinya kita lakukan pengendalian di sini," kata Anies.
Berita Terkait
-
Tanah Abang Masih Jadi Sarang Obat Keras, Polisi Tangkap 2-3 Pengedar Setiap Hari
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
25 Tahun Menutup Saluran, 7 Bangunan Liar di Tanah Abang Dibongkar Usai Dilaporkan Warga
-
4 Kali Dilaporkan Warga, Tujuh Bangunan di Tanah Abang Segera Ditertibkan
-
Kondisi Bangunan Terdampak Longsor di Petamburan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
NHM Teguhkan Komitmen Good Mining Practices melalui Binwas Terpadu ESDM
-
BRIvolution Reignite Percepat Transformasi dan Perkokoh Kontribusi Danantara untuk Ekonomi Nasional
-
Rekomendasi Tempat Ngopi di Jakarta Selatan, Coffee Tower Selection Hadir di Manhattan Hotel Jakarta
-
Nikmati Weekday Brunch All You Can Eat Mulai Rp150.000 dengan City View di Manhattan Hotel Jakarta
-
KPP Apresiasi BRI, Jadi Bank Terbaik Penyalur KUR Perumahan