SuaraJakarta.id - Sekitar lima jam lagi kebijalan larangan mudik akan berlaku. Tepat pada pukul 00.00 WIB nanti, pemerintah akan melakukan penyekatan mudik.
Jelang pelarangan mudik, pihak Angkasa Pura atau AP II mencatat tak ada lonjakan penumpang di Bandara Soekarto-Hatta, Tangerang, hari ini.
Senior Manager of Branch Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, M Holik Muwardi mengatakan, jumlah penumpang saat ini masih dalam kisaran 40-60 ribu per hari.
"Penumpang masih dalam rentang normal yakni 40.000 sampai 60.000 pax per hari, " ujar Holik saat ditemui SuaraJakarta.id di Bandara Soetta, Rabu (5/5/2021).
Holik mengatakan sebanyak 600 penerbangan diberangkatkan dari Bandara Soetta.
"Sekitar 400 sampai 600 flight per hari. Paling banyak penerbangan ke bandara UPG (Makassar), DPS (Denpasar), SUB (Surabaya), dan KNO (Medan)," ujar Holik.
Terkait ramainya penumpang di Terminal II Bandara Soetta hari ini, Holik menyebut itu terjadi karena jam keberangkatan yang berbarengan.
Kendari demikian, ia menegaskan jika penerapan protokol kesehatan yang dilakukan Satgas Covid-19 di Bandara Soetta berjalan dengan baik.
"Protokol kesehatan diimplementasikan dengan baik oleh Satgas Udara," jelasnya.
Baca Juga: Nekat Mudik ke Purwodadi, Amid: Hari ini Harus Sudah Keluar dari Tangerang
Pantauan SuaraJakarta.id, terlihat ramai antrean di Terminal 2 Bandara Soetta. Terlihat juga alat pencuci tangan di setiap lokasi
Sebagai informasi, pemerintah membuat kebijakan larangan mudik lebaran untuk menekan penyebaran covid-19.
Berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. Larangan mudik ini berlaku pada 6 hingga 17 Mei 2021.
Tetap Beroperasi
Holik menegaskan, Bandara Soetta akan tetap beroperasi selama periode larangan mudik Lebaran.
"Bandara tetap akan beroperasi," ujar Holik.
Holik menerangkan pihaknya hingga saat ini belum menerima pernyataan secara resmi terkait pengurangan penerbangan pada larangan mudik lebaran 2021.
Berita Terkait
-
Situasi Serba Salah: Antara Opang, Gojek, dan Hak Penumpang
-
Lonjakan Ekspor Mobil China Ancam Dominasi Global Saat Harga BBM Melambung Tinggi
-
Detik-detik Penumpang Transjakarta Kejang dan Muntah di Bus, Evakuasi Berlangsung Dramatis
-
Bukan Sekadar Mobil Pikap Ternyata Isuzu Traga Bisa Disulap Jadi Bus Penumpang
-
Jelang Idul Adha, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang Kereta Jarak Jauh
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit