SuaraJakarta.id - Protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang mengendor. Buktinya masuk ke Pasar Tanah Abang tidak pakai cek suhu tubuh.
Banyak pelanggaran protokol kesehatan di Pasar Tanah Abang, Senin (10/5/2021).
Hal tersebut terlihat abainya petugas yang berjaga di depan pintu Blok B Pasar Tanah Abang, memeriksa suhu tubuh pengunjung.
Tampak sesekali pengunjung masuk begitu saja, tanpa memeriksa suhu tubuh pada alat yang tersedia.
Bukannya menegur, meminta mereka diperiksa suhu tubuhnya, petugas mala terlihat mengabaikannya.
Di dalam gedung, pelanggaran protokol kesehatan menjadi pemandangan yang lumrah.
Jaga jarak tidak begitu diterapkan secara maksimal.
Begitu juga dengan penggunaan masker. Sejumlah pengunjung terlihat tidak memakainya dengan baik. Ada dari mereka yang memakai hanya menutup hidung, atau sama sekali tidak mengenakannya.
Pemandangan ini tentu berbeda dengan beberapa hari sebelumnya. Pasa saat itu setiap pengunjung diharuskan memeriksa suhu tubuh sebelum masuk.
Baca Juga: Pasar Tanah Abang Ramai Lagi Jelang Lebaran, Banyak Pelanggaran Prokes
Di dalam gedung sejumlah petugas berkeliling, menegur mereka menggunakan pengeras suara yang tidak memakai masker dengan baik dan benar.
Seperti diketahui pada Minggu (2/5/2021) lalu pengunjung Pasar Tanah Abang sempat membeludak. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bahkan memprediksi saat itu jumlah pengunjung mencapai 100 ribu orang.
Karenanya guna mengantisipasi penularan Covid-19, pemerintah DKI Jakarta mengambil sejumlah kebijakan, salah satunya pengetatan protokol kesehatan.
Kemudian untuk menghalau terjadinya penumpukan orang di Stasiun Pasar Tanah Abang, sistem buka tutup diberlakukan. Kereta tidak beroperasi pada pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB.
Berita Terkait
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu
-
Jelang Lebaran, Aktivitas Porter Tanah Abang Menurun, Pendapatan Ikut Tergerus
-
Tanah Abang Bergeliat: Tren Butter Yellow hingga Paper Silk Jadi Primadona
-
Penuh Sesak Pasar Tanah Abang Menjelang Lebaran
-
Purbaya Salahkan Ekonom soal Rupiah Lemah ke Rp 17 Ribu hingga IHSG Jeblok
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Review Jujur Sepatu Lari Murah di Decathlon, Layakkah Dipakai Lari 5 Km Setiap Pagi di 2026?
-
Cara Memilih Sunscreen Spray yang Tidak Merusak Makeup di 2026, Lengkap dengan Rekomendasi Produknya
-
Bahas Flyover Mengkreng, Mas Dhito Bertemu Bupati Nganjuk dan Jombang
-
Mas Dhito Tekankan Profesionalitas Pengelolaan KDKMP agar Berkelanjutan