SuaraJakarta.id - Indah Daniarti dibakar pacar hingga sekarat hingga tewas. Detik-detik Indah Daniarti dibakar diceritakan pacarnya sendiri sekaligus pelaku.
Indah Daniarti dibakar karena kepergok selingkuh di WhatsApp. Dede mengetahui gadis cantik Cianjur itu selingkuh dengan pergoki sebuah chat di WhatsApp sang pacar.
Indah Daniarti chat dengan pria di WhatsApp, sementara sudah mempunyai pacar.
Setelah dibakar, Indah Daniarti sempat bertahan hidup hingga akhirnya meninggal dunia. Indah Daniarti adalah warga Desa Karangwangi, Kecamatan Cidaun, Cianjur.
Kini Dede ditahan di Mapolres Cianjur, Selasa (11/6/2021). Indah Daniarti sempat bertahan hidup, namun akhirnya meninggal dunia di RSHS Kota Bandung akibat 60 persen kulit tubuhnya terbakar.
Kepada polisi, Dede mengaku kesal dan marah, karena menduga Indah telah selingkuh dengan pria idaman lain.
“Saya tahu dia (korban) sudah selingkuh, karena ketahuan sama saya chat WA dengan lelaki lain,” terang Dede di Mapolres Cianjur.
Kemudian keduanya terlibat cekcok, lantaran korban merasa tidak selingkuh dengan siapa pun. Singkat cerita kemudian, mereka kembali bertemu.
Indah Daniarti hanya berdua dengan Dede itu di tempat sepi yang jauh dari pemukiman warga.
Baca Juga: Dede Pembakar Gadis di Cianjur: Cemburu dan Marah, Abis Lebaran Mau Nikah
Situasi tak melandai, kedua pasangan ini kembali terlibat adu mulut dengan permasalahan yang sama. Pelaku masih merasa kekasihnya sudah berselingkuh.
“Saya benar-benar cemburu dan marah, karena kita rencananya sesudah Lebaran akan segera menikah,” terang Dede.
Kemarahan Dede memuncak hingga menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite ke tubuh kekasihnya lalu dibakar.
Sontak saja korban berteriak: “Panas, panas, panas” seperti ditirukan tersangka.
Sesaat kemudian, pelaku tersadar telah melakukan kenekatan berbahaya. Ia segera tidak tega melihat kekasihnya terbakar.
“Spontan dipeluk tubuh kekasih saya itu saat terbakar api, supaya bisa padam,” katanya.
Berita Terkait
-
Sumber Kekayaan Asila Maisa, Bantah Beli Barang Mewah Pakai Uang Ayah yang Jadi Wabup
-
Viral PMI Asal Cianjur Diduga Disiksa di Libya, Kemlu Ungkap Kondisinya
-
Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur Perkuat Tata Kelola Desa dan Perlindungan Hukum
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun
-
NHM Optimalkan Sistem Daur Ulang Air di Tambang Gosowong untuk Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan