SuaraJakarta.id - Dalam setiap momen Lebaran, umat Islam di Indonesia kerap mengucap atau menulis kalimat Minal Aidin Wal Faizin. Lantas apa makna sebenarnya Minal Aidin Wal Faizin?
Kalimat minal aidin wal faizin artinya bukan mohon maaf lahir dan batin.
Dikutip dari buku Kisah dan Hikmah Kehidupan Lentera Hati karya Ustaz Quraish Shihab (1994), secara bahasa minal aidin dapat diartikan dengan “(semoga kita) termasuk orang-orang yang kembali”.
Arti kembali adalah kembali kepada fitrah, yaitu kesucian atau agama yang benar.
Meskipun telah menjadi kebiasaan umum masyarakat saat Lebaran mengucapkan kalimat Minal Aidin Wal Faizin, namun makna yang terkandung di dalam ucapan tersebut bukanlah "mohon maaf lahir dan batin".
Dahulu para sahabat Nabi mengucapkan selamat (tahniah) kepada umat muslim dengan mengucapkan "Taqabbalallahu minna wa minkum" atau "Taqabbal yaa kariim, wa ja'alanaallahu wa iyyakum minal aidiin wal faaiziin" dan ditambahkan "wal maqbuulin kullu ammin wa antum bi Khair".
Jika dirangkai secara utuh menjadi " Taqabbalallahu minna wa minkum, Taqabbal yaa kariim, wa ja'alanaallahu wa iyyakum minal aidiin wal faaiziin wal maqbuulin kullu ammin wa antum bi Khair".
Artinya: Semoga Allah menerima (amal ibadah Ramadhan) kami dan kamu. Wahai Allah Yang Maha Mulia, terimalah! Dan semoga Allah menjadikan kami dan kamu termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang serta diterima (amal ibadah). Setiap tahun semoga kamu senantiasa dalam kebaikan.
Sehingga diketahui kalimat Minal Aidin Wal Faizin merupakan kalimat ringkasan atau penyederhanaan yang memiliki arti "termasuk orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang".
Baca Juga: Salat Idul Fitri di Rumah Apa Boleh Tanpa Khutbah?
Apabila Anda ingin mencontoh kalimat selamat yang dilakukan para sahabat Nabi, sebaiknya mengucapkan kalimat secara utuh di atas atau mengucapkan
"Taqabbalallahu minna wa minkum" yang struktur kalimat dan artinya telah sempurna.
Demikian makna Minal Aidin Wal Faizin yang seringkali diucapkan saat menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Tag
Berita Terkait
-
Kenapa Muharram Identik dengan Anak Yatim? Ini Sejarah dan Keutamaannya
-
Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara
-
Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau Bikin Persija Tempuh Perjalanan Panjang ke Jakarta
-
Provaliant Tambah Event IP Global Tahun Depan, PIK Punya Peluang Jadi Panggungnya
-
Kebijakan Zero ODOL 2027, Legislator PDIP Minta Pemerintah Rilis Roadmap
-
Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan