- Komisi C DPRD DKI Jakarta bersama pengelola menyepakati kenaikan tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan menjadi Rp10.000 untuk meningkatkan fasilitas.
- Kenaikan tarif ini bertujuan mengurangi subsidi APBD DKI Jakarta sebesar 70 persen agar Ragunan dapat bertransformasi menjadi BLUD mandiri.
- Tambahan pendapatan akan dialokasikan untuk memperbaiki keamanan kandang, menambah dokter hewan, dan meningkatkan kesejahteraan pegawai Ragunan.
SuaraJakarta.id - Rencana penyesuaian tarif masuk Taman Margasatwa Ragunan (TMR) memasuki babak baru. Komisi C DPRD DKI Jakarta dan pengelola Ragunan telah menyepakati adanya kenaikan harga ke depannya.
Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Dimaz Raditya, mengungkapkan, rencana penyesuaian tarif diambil demi meningkatkan fasilitas dan layanan di area Ragunan.
Dimaz menyebut, tarif Rp4.000 untuk dewasa dan Rp3.000 untuk anak-anak dirasa kurang relevan dengan pendapatan warga Jakarta saat ini.
“Tarif Ragunan ini sudah 20 tahun tidak pernah naik. Sementara, kondisi ekonomi dan pendapatan masyarakat Jakarta terus meningkat,” ujar Dimaz dalam keterangannya, Sabtu (5/9/2026).
Maka dari itu, Dimaz mengungkapkan, Komisi C DPRD DKI Jakarta berencana melakukan penyesuaian tarif masuk Ragunan di angka Rp10.000.
Menurutnya, angka Rp10.000 masih rasional dan ramah di kantong jika dibandingkan dengan beberapa destinasi wisata di Jakarta, seperti Ancol dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
“Tarif sekarang paling mahal Rp4.000. Rencana akan dinaikkan menjadi Rp10.000, tetapi masih terus kami kaji perihal angka,” tutur dia.
Senada dengan Dimaz, Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, menilai, penyesuaian tarif memang perlu dilakukan demi membenahi berbagai sarana dan prasarana di Ragunan.
Salah satu hal yang bisa ditingkatkan andai ada penyesuaian tarif adalah tingkat keamanan kandang. Kata Kenneth, masih ada beberapa kandang yang tingkat keamanannya yang perlu diperhatikan.
Baca Juga: Kawal Kerja Pansus DPRD DKI, Demokrat: Kami Ingin Produk Legislasi Konkret!
Hal itu digarisbawahi karena pada Mei 2026 lalu ada seorang anak yang terjatuh ke kandang gajah. Dengan demikian, perlu ada evaluasi dengan meningkatkan sektor keamanan kandang supaya kejadian serupa tak terulang.
“Beberapa waktu lalu ada anak yang terjatuh ke area kandang gajah. Nah, ini menjadi salah satu catatan kami dan kami berharap standar keamanan bisa ditingkatkan seiring penyesuaian tarif,” ungkap Kenneth.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bang Kent itu mengatakan, penyesuaian tarif tiket masuk dapat mengurangi beban subsidi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta. Sebab, APBD masih menanggung biaya operasional Ragunan hingga 70 persen.
Dengan tarif baru, Ragunan diharapkan mampu secara bertahap mentransformasikan diri menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mandiri.
“Harapan kami dengan adanya peningkatan tarif ini adalah Taman Margasatwa Ragunan bisa mandiri secara finansial. Efisiensi pada anggaran APBD nantinya bisa digunakan untuk program lain yang lebih membutuhkan,” tutur Alumni PPRA Lemhannas RI Angkatan LXII tersebut.
Selain itu, Kent juga membeberkan sejumlah catatan evaluasi kritis dari hasil inspeksi lapangan yang dilakukan pada Kamis sore.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa